Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Oktober 2022 | 05.23 WIB

Bersihkan Ikan Busuk Mulai dari Kepala, Kapolri Diapresiasi DPR

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat melakukan konfrensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (14/10/2022).  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan keterlibatan Kapolda Jawa Timur Irjen Teddy Minahasa dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Te - Image

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat melakukan konfrensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (14/10/2022).  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan keterlibatan Kapolda Jawa Timur Irjen Teddy Minahasa dalam kasus penyalahgunaan narkoba. Te

JawaPos.com - Langkah tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menindak dua jajarannya perwira tinggi mendapat apresiasi dari Anggota Komisi III DPR Benny K Harman.

Sebelumnya menindak tegas eks kadivpropam Polri Irjen Ferdy Sambo. Terbaru, Irjen Teddy Minahasa. Keduanya merupakan jenderal bintang dua dan kini terjerat kasus pidana. Ferdy kasusnya sudah mulai masuk sidang dan Teddy baru ditangkap karena kasus narkoba.

Menurut Benny K Harman, langkah tegas Kapolri dengan menersangkakan Irjen Teddy Minahasa dalam kasus peredaran narkoba perlu diapresiasi. Untuk itu, jenderal bintang dua yang sejatinya menjabat kapolda Jatim itu harus diproses secara terbuka, tanpa pandang bulu.

"Kapolri Listyo juga diberi apresiasi karena konsistensinya atas janji yang dia pernah sampaikan kepada publik untuk membersihkan institusi Polri tanpa pilih kasih," kata Benny kepada wartawan, Jumat (14/10).

Anggota Fraksi Partai Demokrat itu mengingatkan Kapolri untuk konsisten mengatasi ikan busuk, dimulai dengan memotong kepala. Termasuk juga hukum ditegakkan secara adil, tajam ke bawah dan tajam ke atas. Tajam ke lawan, juga lebih tajam lagi ke kawan.

"Kapolda Teddy Minahasa harus diproses hukum secara terbuka, jika perlu menyasar juga sejumlah jenderal yang selama ini bermain-main dengan barang haram narkoba dan judi," desak Benny.

"Semua mata rakyat mengarah ke Mabes Polri hari-hari ini. Tanpa Polri yang kuat, negara hukum kita rapuh dan demokrasi kita akan berubah menjadi anarkistis," tegas Benny.

Benny berharap langkah tegas terkait pemberhentian Irjen Teddy benar-benar karena kasus hukum dan bukan dorongan politik atau pesanan kekuasaan.

Mantan Kapolda Banten itu harus bersikap adil dan tanpa diskriminasi membersihkan institusi Polri dari jenderal-jenderal dan perwira tinggi yang ditengarai kuat menjadi backing judi online dan backing transaksi peredaran narkoba.

"Langkah serius ini dilakukan dengan mewajibkan semua anggota mulai dari jenderal bintang empat sampai paling bawah untuk test urine yang dilakukan oleh sebuah badan independen," pungkas Benny.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore