Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Desember 2023 | 05.41 WIB

Viral Relawan Ganjar-Mahfud Dianiaya Anggota TNI di Boyolali, Penyebabnya Knalpot Bising

Pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD menunjukkan nomor hasil undian pada Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Pasangan Capres dan Cawapres Pemilu Tahun 2024

JawaPos.com - Viral sebuah video diduga relawan Paslon Ganjar Pranowo-Mahfud MD dianiaya oleh sekelompok anggota TNI di Boyolali, Jawa Tengah. Dalam video terlihat korban yang sedang mengendarai motor mendadak diberhentikan oleh beberapa anggota TNI.
 
Di saat itu diduga terjadi penganiayaan kepada korban. Korban sendiri dikabarkan baru pulang dari acara relawan Ganjar-Mahfud. Korban disebut dianiaya karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot bising.
 
Kapuspen TNI Brigjen Nugraha Gumilar membenarkan adanya peristiwa ini. "Oknum tersebut saat ini dalam proses pemeriksaan Denpom Surakarta," kata dia saat dihubungi, Sabtu (30/12).
 
 
Sementara itu, Kapendam IV Dipenogoro Kolonel Inf Richard Harison menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait kasus penganiayaan terhadap dua orang sipil yang dilakukan oleh beberapa oknum anggota TNI AD, di depan Markas Kompi B Yonif Raider 408/Sbh Jalan Perintis Kemerdekaan Boyolali.
 
"Informasi sementara yang diterima, bahwa peristiwa tersebut terjadi secara spontanitas karena adanya kesalahpahaman antara kedua belah pihak," kata Richard.
 
Peristiwa ini bermula sekira pukul 11.19 WIB. Kala itu, beberapa anggota Kompi B yang sedang bermain bola voli tiba-tiba mendengar suara bising rombongan sepeda motor knalpot brong. Para pengendara ini terus menggeber-geber kendaraannya.
 
 
Seketika itu beberapa anggota yang sedang bermain bola voli tersebut keluar gerbang. Mereka melihat rombongan pengendara sepeda motor kenalpot brong sudah berlalu melintas di depan Markas Kompi B. 
 
"Beberapa saat kemudian melintas lagi dua orang pengendara sepeda motor (knalpot brong) yang sedang memain-mainkan Gas sepeda motornya, lalu dihentikan dan ditegur oleh anggota selanjutnya terjadi cekcok mulut hingga berujung terjadinya tindak penganiayaan oleh oknum anggota," pungkas Richard.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore