Aksi Eks pegawai KPK di Gedung Merah Putih KPk Jakarta. Dihadiri sejumlah eks pimpinan KPK, seperti Abraham Samad, Bambang Widjojanto, mantan penyidik senior KPK, Novel Baswedan dkk.
JawaPos.com- Marwah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai semakin menurun, setelah ditetapkannya Firli Bahuri menjadi tersangka suap. Dampaknya kepercayaan publik terhadap institusi itu pun dinilai semakin tergerus.
Menanggapi hal tersebut, mantan Penyidik KPK Novel Baswedan, berharap besar kepada Ketua KPK sementara Nawawi Pomolango untuk memberikan gebrakan baru dalam membenahi kepercayaan publik terhadap lembaga anti rasuah.
“Mestinya Pak Nawawi bisa menunjukkan bahwa ketika dirinya dipercaya, bisa membuat perbaikan (di KPK),” ungkap Novel dikutip dari podcast Youtube Novel Baswedan pada Rabu (29/11).
Sebelumnya menurut Novel, Firli yang terlalu dominan dalam lingkungan KPK, bukan hanya menekan Nawawi melainkan juga komisioner yang lainnya.
Oleh karena itu, dengan non aktifnya Firli usai tersandung kasus korupsi, kinerja komisioner berlatar belakang hakim ini di uji, karena menjadi penentuan pengembalian kepercayaan publik terhadap lembaga anti korupsi tersebut.
“Selama ini pak Nawawi merasa tidak berdaya ketika Firli sebagai Ketua KPK dan sikap Firli yang dominan. Sekarang pak Nawawi yang sedang diuji, apakah dirinya benar- benar bisa diandalkan untuk membuat KPK lebih baik,” ujar Novel.
Ketua KPK Sementara Nawawi Pomolango, sebelumnya telah mengucapkan sumpah untuk berkomitmen melaksanakan tugas dengan baik dan tidak memberikan janji apapun baik langsung maupun tidak langsung.
“Saya bersumpah dengan sungguh- sungguh bahwa saya untuk melaksanakan tugas ini langsung atau tidak langsung dengan menggunakan nama atau cara apapun juga, tidak memberikan atau menjanjikan sesuatu apapun kepada siapapun juga. Saya bersumpah bahwa saya untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam tugas ini tidak sekali-kali menerima langsung atau tidak langsung dari siapapun juga suatu janji atau pemberian” ucap Nawawi dalam penggalan sumpah jabatannya di Istana Negara, kemarin (27/11).
Setelah pengucapan sumpah, dirinya memberikan keterangan kepada media dengan menjelaskan bahwa ia akan terus melakukan upaya untuk mengembalikan kepercayaan publik. Ia akan memaksimalkan waktu yang dimiliki untuk bekerja dengan baik.
“KPK harus memastikan bahwa pemberantasan korupsi, bagaimanapun dinamikanya, tidak terganggu dan bisa memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Indonesia, sehingga bisa mengembalikan kepercayaan dan dukungan publik terhadap lembaga ini,” ungkap Nawawi.
Dengan ini semua, apapun kebijakan yang akan diambil oleh dirinya, bisa membawa hasil yang baik dan dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga anti korupsi Indonesia.
“Semoga apapun nanti langkahnya yang terjadi, betul- betul untuk menyelamatkan KPK dan membuat KPK lebih bagus lagi,” Jelas Novel.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
