
Ilustrasi perundungan pada anak di sekolah. (Phil Boorman/Cultura/Getty Images)
JawaPos.com - Perundungan atau bullying pada anak-anak khususnya di sekolah, sudah menjadi permasalahan umum di masyarakat. Tidak sedikit pula perundungan tersebut melibatkan kekerasan fisik yang serius.
Berawal dari berbagai faktor pemicu, perundungan sama sekali tidak dapat dibenarkan dan dibiarkan. Faktor utama adalah didikan orang tua mereka yang mana akan menjadi kebiasaan bagi seorang anak. Lingkungan pertemanan juga menjadi pendukung terhadap perilaku seorang anak.
Permasalahan kekerasan pada anak di sekolah telah ditangani oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui beberapa solusi.
Mulai dari pembuatan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di lingkungan sekolah. Walaupun mengalami penurunan kasus, tahun 2023 angka kekerasan di sekolah masih tinggi.
Berdasarkan data grafik Kemendikbudristek, tahun 2023 angka kekerasan anak mencapai 52 kasus, sementara di 2022 mencapai hingga 68 kasus.
Maka dari itu, Kemendikbudristek mengkampanyekan terkait upaya menangani kekerasan anak di lingkungan sekolah yang akan dijelaskan sebagai berikut.
Strategi Penanganan Kekerasan di Sekolah:
1. Mengecek terkait kepastian TPPK telah terbentuk di seluruh lembaga pendidikan di Indonesia.
2. Memastikan supaya TPPK pasti menindaklanjuti informasi/kasus yang diterima lewat kanal pengaduan.
3. Berkoordinasi dengan kementerian atau organisasi masyarakat lain untuk melakukan pengawalan laporan.
4. Berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk menyediakan wadah penyembuhan korban kekerasan.
5. Menjatuhkan hukuman administratif kepada pelaku yang telah terbukti.
Kanal Pengaduan Kemendikbudristek:
1. 0811-976-929 (SMS)
2. Unit Pelayanan Perempuan dan Anak di Polres terdekat.
3. https://kemdikbud.lapor.go.id/
4. https://wbs.kemdikbud.go.id/
5. https://posko-pengaduan.itjen.kemdikbud.go.id/
"Penanganan laporan kekerasan tidak selesai dengan diberikannya sanksi kepada pelaku, kami terus mendampingi untuk memastikan korban dapat belajar lagi dengan aman dan nyaman", ucap Chatarina Muliana Girsang, Inspektur Jenderal Kemendikbudristek.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
