Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Maret 2019 | 02.58 WIB

TPST Ditutup, Sampah di Kota Jogja Menggunung

MENUMPUK: Seorang petugas tengah menyemprotkan disinfektan di TPS dekat Taman Kanak-kanak (TK) Grha Asih Anak Gayam, Baciro, Kecamatan Gondokusuman, Kota Jogjakarta, Rabu (27/3). - Image

MENUMPUK: Seorang petugas tengah menyemprotkan disinfektan di TPS dekat Taman Kanak-kanak (TK) Grha Asih Anak Gayam, Baciro, Kecamatan Gondokusuman, Kota Jogjakarta, Rabu (27/3).

JawaPos.com – Pemandangan kurang sedap belakangan ini terlihat di sejumlah titik di Kota Jogjakarta, terutama di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dan Depo yang ada di Kota Gudeg. Hal ini terjadi akibat penutupan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, di Desa Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, DIJ.


Sampah yang kian menumpuk itu pun menimbulkan bau yang tak sedap di sekitarnya. Hal ini turut dikeluhkan oleh masyarakat sekitarnya. Terutama yang aktivitasnya tak jauh dari TPS atau Depo.
Seperti yang dialami di Taman Kanak-kanak (TK) Grha Asih Anak Gayam, Baciro, Kecamatan Gondokusuman, Kota Jogjakarta.


"Sering tercium bau tak sedap, apalagi kalau hujan," kata Guru TK Grha Asih Anak, Purwanti saat ditemui di sekolahnya, Rabu (27/3) siang.


Ketika tercium bau sampah dan waktu istirahat, anak didiknya yang berjumlah 32 murid itu kemudian memakai masker. Mereka biasanya sudah membawa sendiri dari rumah. "Bersyukur sampai sekarang belum ada yang sakit," katanya.


Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua RT 39/08, Kampung Tegal Kemuning, Kelurahan Tegal Panggung, Kecamatan Danurejan, Kota Jogjakarta, Najib. Pria 57 tahun tersebut mengatakan setiap malam masyarakat melakukan ronda di sekitar TPS. Karena sering ditemukan ada orang tak dikenal membuang sampah asal lempar ke TPS. "Semoga bisa segera ada solusi, supaya sampah tidak terus menumpuk," katanya.


Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogjakarta Suyana mengatakan, penumpukan sampah ini merata di 142 TPS dan Depo di wilayahnya. Sejak Minggu-Rabu (24-27/3) belum bisa dibuang ke TPST Piyungan karena memang sedang ditutup. "Produksi sampai di Kota Jogjakarta per hari 250 ton," kata dia.


Sementara tak bisa dibuang, pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan ke TPS dan Depo. Supaya bisa menekan pertumbuhan lalat, menekan bakteri penyakit dan menghilangkan bau. "Dirapikan saja, jangan sampai sampahnya ke bahu jalan," ucapnya.


Koordinator Komunitas Pemulung TPST Piyungan, Maryono mengatakan penutupan ini karena warga menutut perbaikan pengelolaan sampah di tempat pembuangan sampah dari Bantul, Kota Yogyakarta, dan Sleman. "Warga resah antrean truk pengangkut sampah berjam-jam. Aktivitasnya jadi terganggu," katanya.


Akses jalan menuju ke TPST juga dikeluhkan. Karena selain dipakai truk sampah juga digunakan warga serta para pelajar sekolah. "Kami menuntut perbaikan jalan dan drainase, tapi belum dibangun," katanya.


Terpisah, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIJ, R. Sutarto mengatakan, skenario terburuk TPST Piyungan baru bisa dioperasikan pada Jumat (29/3). "Tapi Kamis (28/3) kami usahakan sudah bisa dibuka kembali," katanya.


Atas penutupan akses jalan oleh warga di sekitar TPST Piyungan itu, pihaknya telah membuat akses jalan yang langsung menuju bukit ke badan sampah di TPST. Ia harap solusi sementara itu bisa berjalan dengan baik.


"Solusi jangka panjangnya harus ada pengolahan dengan teknologi tidak seperti sekarang, entah jadi listrik atau apa. Saya juga sedang komunikasi dengan pabrik semen, untuk bisa membantu. Mudah-mudahan bisa," ucapnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore