
KORBAN JIWA: Hestina Junita Tsani, memegang foto bergambar kakaknya, Almarhumah Avina Junita Fitri, Selasa (25/12).
JawaPos.com - Avina Junita Fitri, peserta gathering family PT PLN (Persero) Transmisi Jawa Bagian Barat menjadi korban bencana tsunami Selat Sunda, Sabtu (21/12) lalu. Sesaat sebelum ombak menghempas, saat itu korban ternyata berdiri persis di depan Ifan Seventeen.
Fakta itu diungkap oleh adik kandung korban yang bernama Hestina Junita Tsani saat dijumpai di kediamannya di Jalan Mahesa Utara IV No. 25, Pedurungan Tengah, Kota Semarang, Selasa (25/12). Sedianya, ia mengisahkan awal mula mengetahui kabar duka yang menimpa Fitri.
"Jadi saya tahu itu awalnya bukan langsung dikabarin gitu nggak. Pas itu saya lagi main terus saya lihat Instastory temen kakak saya. Dari Transmisi Jawa Bagian Barat juga tapi dia nggak ikut gathering karena sedang hamil," katanya.
Di Instastory tersebut, terekam sebuah video yang merupakan rekaman dari video call antara Fitri dan temannya tadi. "Jadi temen mbak itu cerita pas itu minta di video call-in gitu pas Seventeen manggung. Di screenrecord terus dijadiin instastory. Dan Mbak Fitri pas itu di depan Ifan berdiri persis di video itu," katanya lagi.
Hesti yang tak terlalu mempedulikan deretan Instastory milik teman kakaknya itu langsung mengalihkan perhatiannya lagi ke hal lain. Sampai akhirnya, ia melihat sebuah posting-an yang ganjil. "Posting-annya itu tulisannya, kok hp-nya (handphone) tiba-tiba mati Vin?. Kakak itu kalau di kantor panggilannya Vina. Nah, baru pas itu saya tanya teman kakak saya," terangnya.
"Temen mbak cerita pas itu dia masih video call-an sebelum bikin story yang terakhir. Tiba-tiba katanya hpnya mati, sebelumnya dia denger Allahuakbar gitu," sambungnya.
Sesaat setelahnya, barulah tersiar kabar di kalangan para pegawai PT PLN (Persero) Transmisi Jawa Bagian Barat bahwa ada bencana tsunami di lokasi gathering di Tanjung Lesung, Banten. Tiada kabar baik dari Fitri maupun teman kakaknya tadi membuatnya cemas. Hesti pun tak mengabari ibundanya terlebih dahulu.
"Katanya diketemukan Sabtu itu juga, tapi baru teridentifikasi Minggu. Baru saat itu saya kabari keluarga dan mulai pecah," ujarnya. Sewaktu itu juga, diakuinya ia dan rombongan keluarga berangkat menuju Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, tempat jenazah Fitri berada. Malam harinya, baru pulang kembali ke Kota Semarang.
"Sedih, padahal mbak cerita bentar lagi mau naik pangkat. Dari Junior Accounting jadi Supervisor Unit. Mbak udah dari 2014 kerja di PLN," cetus perempuan yang tengah menempuh magang sebagai pramugari itu.
Jenazah Fitri akhirnya tiba di rumah duka pada Senin (24/12) pagi dan langsung dimakamkan di kompleks TPU Bergota. Ia dikebumikan di samping kuburan ayahandanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, bencana tsunami diduga akibat longsoran Anak Krakatau terjadi pada Sabtu (21/12) malam. Puluhan bangunan luluh lantah, dan ratusan orang lainnya dinyatakan meninggal dunia karena peristiwa ini. Termasuk rombongan Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat yang tengah melakukan family gathering di Tanjung Lesung, Banten, saat itu.
Bencana melanda saat grup musik Seventeen yang hadir sebagai bintang tamu di acara gathering tersebut, tengah menampilkan aksinya di panggung yang didirikan di bibir Pantai Carita. Ombak tiba-tiba menerjang dari belakang panggung, menyapu orang-orang di depannya.
Ifan sendiri adalah satu-satunya personel Seventeen yang selamat. Gitaris, bassis, dan drummer ditemukan meninggal dunia tak lama setelah tsunami ini datang. Istri Ifan, Dylan Sahara, bahkan turut menjadi korban.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
