
Rumah keluarga yang menjadi korban pembunuhan di Baki. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
JawaPos.com - Kasus pembunuhan terhadap 4 korban dalam 1 keluarga di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Sukoharjo, masih terus jadi pembicaraan. HT, 41, tersangkanya, dikenal pernah berprofesi sebagai pengemudi ojek online (ojol). Meski sudah lama terputus dengan aplikasi ojol karena tidak aktif lagi, tersangka diketahui masih berhubungan baik dengan kawan-kawan di ojol.
Cleo Permana, ketua umum 1 Komando Solo Raya (1KSR) yang menaungi koloni-koloni ojol roda empat dan roda dua di eks Karesidenan Surakarta mengaku, antara korban dan tersangka sebenarnya bersahabat sejak lama. Bahkan, keduanya berada dalam satu koloni pengemudi ojol di daerah Kecamatan Baki.
"Tersangka dan korban ini satu koloni, tersangka ini di koloni sebagai ketua dan korban adalah anggotanya. Mereka selalu berkolaborasi bersama, baik di ojol, rental-rental, dan apalah offline-offline begitu," kata Cleo seperti dikutip Radar Solo, Senin (24/8).
Menurut Cleo, kawan-kawan yang tergabung dalam 1KSR mengaku shock, tidak percaya, dan heran dengan kenekatan tersangka membunuh korban dan keluarganya. Pasalnya, korban dikenal sebagai orang baik, suka membantu teman, ramah, humble, sering mengalah.
"Teman-teman itu shock, tidak menyangka. Bagaimana ya, tersangka ini boleh dibilang dicubit saja nangis. Tapi kok sampai tega berbuat seperti itu," kata Cleo.
Baca Juga: Korban Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Sukoharjo Belum Diotopsi
Dikatakan Cleo, status tersangka sudah lama bukan ojol lagi. Akunnya sudah terputus sejak 2018 lalu. Namun, masih berhubungan baik dengan teman-teman ojol. Begitu pula dengan koloni yang diketuai oleh tersangka, meski masih berkoloni, namun tidak begitu aktif di 1KSR.
"Saya sudah konfirmasi ke aplikasi, akunnya sudah terputus mitra dengan aplikasi," katanya.
Terus terang, kata Cleo, kawan-kawan ojol marah besar dengan kenekatan tersangka. Menurut dia, orang yang biasa hidup di jalan pasti tahu rasanya belum dapat klien seharian, senasib, dan sepenanggungan.
"Ya yang namanya bekerja. Seharian belum dapat order. Kadang beli es teh satu nasi satu, dimakan bareng-bareng begitu," tandas Cleo.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=UdWTKBLml6w
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
