
ILUSTRASI: Pemkot Solo berkeinginan untuk menghapus lahan sawah lestari. Salah satu yang mendasari keinginan itu adalah lahan sawah lestari di kota Solo sudah tidak lagi produktif.
JawaPos.com - Pemkot Solo berkeinginan untuk menghapus lahan sawah lestari. Salah satu yang mendasari keinginan itu adalah lahan sawah lestari di kota Solo sudah tidak lagi produktif. Akan tetapi, untuk penghapusan tersebut Pemkot harus mengantongi rekomendasi atau izin dari Kementerian Pertanian (Kementan).
Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo mengatakan, keinginan untuk menghapus sawah lestari sudah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jateng. Akan tetapi, saat hal itu disampaikan ke Kementan, justru dari Kementerian menginstruksikan agar luasan lahan sawah lestari di Jateng ditambah.
"Makanya kami ingin meminta rekomendasi dari Kementan untuk menghapus lahan sawah lestari di Solo, ya karena memang sudah tidak produktif," urainya kepada JawaPos.com, Sabtu (21/7).
Selain dianggap tidak produktif, Rudy menambahkan, selama ini banyak yang melakukan pendirian bangunan di lahan bekas persawahan. Dan dalam proses pendirian tersebut ternyata banyak yang tidak mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).
Dan Pemkot pun tidak ingin menjadi pihak yang disalahkan karena IMB tidak bisa diproses. "Sekarang banyak sawah yang sudah kering dan tidak lagi ada saluran irigasi. Hal ini karena saluran irigasi tidak lagi diperhatikan. Kalau dulu masih ada sumur bor," urainya.
Rudy juga mengatakan, bahwa ke depannya ada aturan bahwa luas lahan sawah lestari di perkotaan diwajibkan seluas 180 hektare. Padahal di Solo sudah sangat jarang keberadaan lahan. Maka dari itu, Wali Kota Solo itu menilai bahwa aturan tersebut sangat sulit untuk diterapkan di Kota Solo.
"Sekarang di Solo setiap satu kilometer persegi dihuni oleh 12 ribu jiwa, lalu mau ditempatkan di mana (sawah lestari)," tandasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
