Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 November 2018 | 22.09 WIB

Tak Tahan Bau PT RUM, Warga Sukoharjo Kirim Surat Terbuka untuk Jokowi

SURAT TERBUKA: Sutarto, warga Sukoharjo menunjukkan surat terbuka kepada Presiden Jokowi agar dapat memberikan solusi terkait bau busuk yang keluar dari PT RUM, Selasa (20/11). - Image

SURAT TERBUKA: Sutarto, warga Sukoharjo menunjukkan surat terbuka kepada Presiden Jokowi agar dapat memberikan solusi terkait bau busuk yang keluar dari PT RUM, Selasa (20/11).

JawaPos.com - Akibat tidak tahan dengan bau yang keluar dari PT RUM, salah seorang warga Sukoharjo membuat surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo. Dalam surat terbuka yang kini ramai di media sosial itu, tertulis harapan dari warga Sukoharjo kepada Presiden Jokowi untuk menyelesaikan persoalan bau busuk 


Sebab selain dirasa telah melakukan sejumlah upaya, mulai dari aksi demo hingga mengadu ke Bupati Sukoharjo, bau badeg yang keluar dari PT RUM tidak kunjung hilang. Bahkan sejumlah warga dikabarkan sempat dirawat di Rumah Sakit diduga akibat terlalu lama menghirup bau tersebut.


Warga yang membuat surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo tersebut tidak lain adalah Sutarto. Kepada JawaPos.com, pria 53 tahun tersebut berharap ada solusi permanen untuk menghilangkan bau yang timbul dari PT RUM tersebut. Selain merasa terganggu terutama dari segi kesehatan, dirinya juga prihatin kasus tersebut tidak kunjung selesai.


"Meski ada yang dirawat, bahkan ada yang sampai dijebloskan ke penjara, tapi tidak kunjung selesai. Baunya masih menyengat. Karena itu saya membuat surat terbuka kepada Jokowi," ujarnya, Selasa (20/11).


Secara keseluruhan, dirinya tidak mempermasalahkan adanya PT RUM. Hanya saja, dirinya meminta agar warga Sukoharjo tidak lagi terganggu dengan bau menyengat yang keluar dari PT RUM tersebut. "Kalau perlu segera beroperasi gak papa, cuman yang menjadi persoalan adalah timbulny bau yang bacin. Mendapat udara yang sehat itu kan juga hak warga," imbuhnya.


Sutarto menambahkan, munculnya bau tidak enak seperti septic tank tersebut kembali parah sejak awal November. Biasanya, baunya timbul di saat malam hari. Bahkan menurut pengakuannya, radius tercium bau tidak enak tersebut hingga 15 kilometer dari keberadaan PT RUM di Kecamatan Nguter.


"Kita hanya mencoba mengetuk hati pemimpin. Karena berbagai upaya sudah kita lakukan. Ini keprihatinan kita bersama agar segera ada solusi," papar Warga Sanggrahan RT 03/06, Joho, Sukoharjo ini.


Lebih lanjut, Sutarto mengatakan surat terbuka yang dibuatnya tersebut tidak bermaksud mendeksreditkan pihak manapun. Tujuannya murni mencari solusi agar warga Sukoharjo tidak lagi terganggu dengan bau PT RUM. "Saya buatnya waktu itu malam hari, kalau tidak salah 7 November. Nanti kita tunggu saja reaksinya seperti apa," pungkasnya.


Hal senada juga diungkapkan oleh Sri Wahyuni, 44. Warga Nguter ini menyampaikan bau yang keluar dari PT RUM semakin tidak karuan, campur aduk. "Dulu setelah didemo sempat vakum, tapi ini Oktober ke November baunya tambah macem-macem. Bikin nggliyeng, mual dan sesak nafas," katanya melalui WhatsApp, Selasa (20/11).


Dirinya menjelaskan, munculnya bau tersebut tidak tentu. Terkadang pagi, siang atau bahkan malam hari. Pihaknya berharap kepada pemangku kebijakan agar dapat menyelesaikan persoalan bau yang tidak sedap dari PT RUM tersebut. Terlebih sejumlah upaya telah dilakukan oleh warga.


"Baunya parah mas. Bikin sesak mual. Ini fakta bukan hoax. Silahkan dipantau di grup Sukoharjo Makmur, banyak yang protes," tutupnya.


Sementara itu, Sekretaris PT RUM, Bintoro Dibyoseputro menjelaskan pihaknya terus berupaya untuK menghilangkan bau tersebut. Namun tentunya membutuhkan proses. "Saya menyampaikan bahwa upaya terus menerus untuk menyempurnakan proses sehingga dicapai Zerro Defect terus dilakukan, kami menjamin tiap-tiap bagian harus bekerja secara sempurna," katanya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore