
Mengejar tenggat waktu fungsional pada pertengahan Juli 2026, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menginstruksikan percepatan penyelesaian Sekolah Rakyat (SR) 2. (Istimewa)
JawaPos.com - Misi besar Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui pendidikan asrama gratis mulai menemukan wujudnya di Sukoharjo, Jawa Tengah. Mengejar tenggat waktu fungsional pada pertengahan Juli 2026, Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menginstruksikan percepatan penyelesaian Sekolah Rakyat (SR) 2.
Melibatkan 800 pekerja yang berpacu dengan waktu hingga tengah malam. Menariknya, pekerja bangunan SR berjanji ke Menteri Dody untuk mati-matian menyelesaikan pembangunan sesuai target.
Di tengah kunjungannya, Dody menyoroti keberhasilan proyek SR Sukoharjo yang kini telah masuk ke dalam "zona hijau" atau sesuai target perencanaan. Padahal, proyek ini sempat mangkrak selama dua bulan akibat penolakan warga terkait kerusakan jalan desa yang dilalui kendaraan berat proyek.
"Hampir di semua tempat yang menggunakan akses publik selalu menemui kendala serupa. Jalan desa atau kabupaten biasanya bukan jalan yang layak dilewati alat berat. Oleh karena itu, para penyedia jasa (kontraktor) memang harus mengeluarkan upaya ekstra, semacam CSR, untuk menyiapkan atau memperbaiki jalan kerjanya terlebih dahulu," ujar Dody saat diwawancarai di lokasi proyek.
Dody mencontohkan, kendala serupa juga terjadi di Brebes, di mana pihak pelaksana sampai harus membangun jembatan bailey sementara. "Hal itu agar distribusi logistik tidak mengganggu aktivitas warga setempat," terangnya.
Menteri Dody memaparkan bahwa secara rata-rata nasional, progres pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia telah menyentuh angka 78 persen. Pemerintah menargetkan pengerjaan struktural dapat rampung pada 20 Juni 2026.
Fokus utama Kementerian PU saat ini adalah memastikan gedung-gedung utama, yakni tingkat SD, SMP, dan SMA, bisa fungsional untuk digunakan pada pertengahan Juli. Khusus untuk proyek di Sukoharjo, Dody menargetkan kesiapan fisik bisa mencapai lebih dari 90 persen saat target waktu tersebut tiba.
"Kita tetap optimistis. Minimum gedung SD, SMP, dan SMA bisa kita selesaikan dulu agar adik-adik bisa masuk ke sekolah yang baru di tahun ajaran baru pada Juli nanti. Kalaupun ada beberapa tempat yang belum 100 persen tuntas, minimal harus sudah fungsional," tegasnya.
Menariknya, dalam inspeksi tersebut, Dody memiliki cara tersendiri untuk mengecek kualitas dan progres proyek. Alih-alih hanya melihat fasad bangunan dari depan, ia memilih langsung mengecek area belakang proyek.
"Makanya saya tadi langsung ke belakang. Saya biasanya melihat bagian paling akhir untuk mengecek di mana letak masalahnya. Kalau di depan kan tidak kelihatan, di belakang baru ketahuan kondisinya seperti apa," jelas Dody membagikan gaya kepemimpinannya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
