
Mantan Bupati Purbalingga, Tasdi menyalurkan hak suaranya di TPS Lapas Kedungpane, Semarang, Rabu (17/4). (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)
JawaPos.com - Mantan Bupati Purbalingga, Tasdi menyalurkan hak suaranya pada Pemilu 2019 ini, Rabu (17/4). Mencoblos di TPS dalam Lembaga Pemasyarakatan, terpidana kasus korupsi itu mengaku memilih Joko Widodo (Jokowi).
Sebagaimana diketahui, Tasdi telah menjadi warga binaan Lapas Kedungpane, Semarang sejak hakim memvonisnya dengan hukuman 7 tahun penjara karena kasus suap dan gratifikasi yang melibatkannya. Sehingga, untuk bisa berpartisipasi dalam momen pemilu ini, ia pun harus menggunakan formulir A-5 miliknya.
Meski proses coblosan di TPS 21 Kedungpane telah berjalan sejak pagi, Tasdi baru kebagian giliran sekira pukul 10.00 WIB. Hanya surat suara Capres-Cawapres dan DPD RI yang diambilnya. "Untuk presiden saya tetap pilih Pak Jokowi (Joko Widodo)," ujarnya saat dijumpai usai mencoblos.
Photo
ILUSTRASI: Tak sekedar ikut-ikutan partainya, Tasdi punya harapan besar manakala sang petahana terpilih lagi.(dok. JawaPos.com)
Adapun alasan Tasdi memilih Jokowi, lantaran ia mengaku masih sebagai anggota PDIP. "Dan PDIP mencalonkan Pak Jokowi, saya tetap konsisten," tegasnya.
Tak sekedar ikut-ikutan partainya, Tasdi punya harapan besar manakala sang petahana terpilih lagi. Yakni, supaya Jokowi mau terus menggaungkan Trisakti Bung Karno. Yaitu, berdaulat di bidang politik, berdikari bidang ekonomi dan berkepribadian dalam bidang kebudayaan.
"Presiden harus punya power. Jangan sampai diintervensi oleh asing. Siapapun presidennya juga. Jangan sampai dibekingi oleh asing," katanya.
Terlepas dari soal siapa pilihannya, Tasdi mengaku cukup senang masih bisa berpartisipasi dalam pemilu 2019, meski berada di balik jeruji besi. Harapannya adalah pesta demokrasi tahun ini bisa berjalan lancar.
Yang membuat hatinya terasa sedikit pilu kali ini adalah kehilangan momen berkumpul bersama keluarganya di Purbalingga. "Beda saja perasaannya. Di sana (Purbalingga) istri saya nyalon DPRD juga. Tapi saya sendiri. Meski begitu hati saya tetap di sana," akunya.
Proses pemungutan suara di Lapas Kedungpane sendiri hingga siang ini berjalan cukup kondusif dan ramai, mengingat ada 947 pemilih di sana. Mereka semua terlihat cukup antusias.
Selain Tasdi, adapun terpidana kasus korupsi lainnya seperti eks Bupati Kebumen, Yahya Fuad serta Taufik Kurniawan, Wakil Ketua DPD RI yang saat ini statusnya masih terdakwa. Ketiganya saat ini menghuni Blok I-3. "Tadi Pak Yahya juga telah mencoblos," kata Tasdi.
Photo
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
