Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 November 2018 | 01.39 WIB

Heboh Dikira Penangkapan Teroris di Solo Baru, Ini Penjelasan Polisi

ILUSTRASI: Jajaran Satreskrim Polres Sukoharjo membekuk kawanan pelaku penganiayaan saat di kawasan Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng). - Image

ILUSTRASI: Jajaran Satreskrim Polres Sukoharjo membekuk kawanan pelaku penganiayaan saat di kawasan Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng).

JawaPos.com - Warganet dihebohkan dengan adegan penangkapan sejumlah orang oleh polisi bersenjata lengkap di kawasan Solo baru, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (16/11) siang. Warga yang sempat merekam aksi penangkapan yang dilakukan oleh jajaran Satreskrim Polres Sukoharjo kemudian mengunggah ke media sosial. Banyak yang mengira bahwa penangkapan yang dilakukan sekira pukul 13.15 WIB itu adalah penangkapan para teroris. 


Padahal, penangkapan tersebut tidak ada kaitannya sama sekali dengan aksi terorisme. Mereka adalah para pelaku penganiayaan, pengancaman disertai dengan perampasan. Para pelaku melakukan aksinya pada Senin (12/11) lalu. Kemudian ada laporan masuk ke Polres dan dilakukan penindakan. Saat akan dilakukan penangkapan, para pelaku justru berusaha melarikan diri.


Polisi pun melakukan pengejaran hingga ke kawasan Solo Baru Business Square, Sukoharjo. Polisi sudah berupaya untuk melakukan penghadangan, akan tetapi para pelaku tetap nekat. Akhirnya, polisi pun terpaksa mengeluarkan tembakan yang diarahkan ke mobil para pelaku. Tembakan tersebut akhirnya berhasil menghentikan laju mobil para pelaku.


Dengan sigap, sejumlah anggota polisi bersenjata lengkap dari Polres Sukoharjo langsung melakukan penangkapan. Para pelaku tidak melakukan perlawanan. Sedikitnya ada delapan orang yang ditangkap siang itu. Selanjutnya mereka dibawa ke Mapolres Sukoharjo untuk proses selanjutnya. Aksi polisi saat penangkapan inilah yang kemudian dikira oleh warganet sebagai penangkapan terorisme.


Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Rifield Constantine Baba membantah bahwa kasus tersebut adalah terorisme. "Kasus ini adalah kasus penganiayaan, pengancaman dan perampasan yang terjadi Senin lalu," terangnya, Jumat (16/11). Kasatreskrim menambahkan, dalam penangkapan ini pihaknya mengamankan sedikitnya delapan pelaku. Selanjutnya, para pelaku dibawa ke Mapolres Sukoharjo untuk proses hukum. 


Salah seorang saksi mata, Yayuk, 54, mengatakan, dirinya sempat terkejut saat mendengar ada suara tembakan. Banyak yang mengira bahwa siang itu ada penangkapan teroris. "Tadi banyak yang mengira kalau ada penangkapan teroris, kalau saya sendiri kurang tahu karena kejadiannya cepat sekali," ucapnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore