Ilustrasi penganiayaan.
JawaPos.com – Unit PPA Satreskrim Polres Gresik terpaksa meringkus seorang pria berinisial KS, 57 tahun dan anak tirinya SAF, yang masih berusia 17 tahun. Keduanya terbukti melakukan kekerasan dan penganiayaan terhadap AA, pria 27 tahun yang merupakan anak kandung dari KS. Pemicunya pun sepele, lantaran pelaku tidak terima setelah diteriaki oleh korban.
Peristiwa bermula ketika korban mendatangi rumah pelaku di kawasan Desa Dahanrejo Kecamatan Kebomas pada Kamis (29/1) lalu. Saat itu, AA hendak mengambil ijazah dan akte kelahirannya yang tertinggal di rumah KS, yang tak lain ayah kandungnya. “Sudah tidak tinggal satu rumah, lantaran pelaku sudah berpisah dengan ibu korban,” ucap Kanit PPA Satreskrim Polres Gresik Ipda Hendri Hadi Woso.
Maksud kedatangan AA cukup mendesak lantaran membutuhkan dokumen tersebut untuk melamar pekerjaan. Meskipun saat itu hari sudah cukup larut sekitar pukul 22.30 WIB. Setibanya di rumah KS, korban berulangkali mengetuk pintu rumah namun tidak kunjung mendapat jawaban. Korban lantas berteriak memanggil nama ayahnya, hingga suaranya terdengar oleh pelaku. “Tersangka keluar rumah dengan emosi, sembari membawa senjata tajam berupa celurit,” ungkap Hendri.
Korban pun terkejut dengan reaksi tersangka. Merasa terancam, dia pun berlari menghindar. Sialnya, KS bersama anak tirinya SAF terus mengejar korban hingga terjadi aksi penganiayaan. “Korban dipukul oleh kedua pelaku secara bergantian. Hingga mengalami luka lebam pada bagian kepala dan badan,” papar Hendri.
Tak terima dengan penganiayaan itu, AA lantas melaporkan ayah kandung dan adik tirinya ke Mapolres Gresik. Para tersangka pun tak berkutik saat dijemput petugas di kediamannya. Keduanya pun dijerat Pasal 262 KUHP atau Pasal 44 Undang-Undang 23/2004 tentang PKDRT. “Ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara, para tersangka sudah kami amankan untuk proses penyidikan lebih lanjut,” tutur Hendri.
Kepada penyidik, KS mengaku emosi dengan tingkah AA. Lantaran mengetuk pintu dengan keras sambil memanggil-manggil namanya saat larut malam. “Hanya emosi spontan saja,” ucap KS berkilah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022