
POSTER: Kader dan relawan PDIP langsung bergerak menyisir sejumlah lokasi yang ditengarai menjadi tempat pemasangan gambar Jokowi bermahkota seperti raja.
JawaPos.com - PDIP Demak terus mencari poster ‘Raja Jokowi’ yang tersebar di wilayah mereka. Sweeping pun masih mereka lancarkan menyusul adanya informasi bahwa stiker bergambar petahana Pilpres 2019 berbusana adat Jawa itu tertempel di 30 angkot jurusan Demak-Jepara PP.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua DPC PDIP Kabupaten Demak, Fahrudin Bisri Slamet, Selasa (13/11). "Infonya ada 30 angkot yang dipasang stiker. Sementara ini baru ada enam angkot yang kita dapatkan dan langsung dicopot stikernya," ujarnya.
Dikatakan Fahrudin, saat ini pihaknya menyiagakan beberapa kader di sepanjang rute trayek angkutan tersebut. Tepatnya, di tepi jalan Demak sampai menjelang Welahan, Jepara. Mobil berplat kuning dengan gambar 'Raja Jokowi' bakal langsung dihentikan.
“Kita jelaskan kepada sopir-sopir bahwa yang dipasang itu bukan dari kita. Mereka dengan kesadaran lalu mencopotnya. Kita lanjutkan besok pagi sweeping-nya,” sambungnya.
Selain itu, Fahrudin mengatakan bahwa jajarannya juga menyasar kawasan perkampungan. Dengan menggandeng sejumlah pengurus anak cabang (PAC), patroli serta sweeping dilangsungkan manakala ditemui poster 'Raja Jokowi' bertebaran di area pemukiman atau sekedar pinggiran jalan. Bahkan dengan bantuan sopir-sopir angkot tadi.
“Tentu kita juga melibatkan seluruh kader hingga PAC untuk ikut aktif. Kalau menemukan poster di jalan, dipasang di pohon langsung copot,” tegasnya.
Lebih jauh, Fahrudin menegaskan bahwasanya penggunaan poster berkonten ‘Raja Jokowi’ merupakan cara kampanye sesat. Tidak mencerahkan dan mencerdaskan masyarakat. Ia berpendapat jika rakyat sudah mengerti kalau Indonesia bukan negara kerajaan yang dipimpin seorang raja, melainkan presiden.
“Itu kampanye yang kasar, tidak mendidik dan yang terpenting adalah penghinaan kepada kecerdasan masyarakat. Masyarakat sekarang ini cerdas, dan sekarang alamnya demokrasi. Dengan memasang Pak Jokowi memakai mahkota berarti menganggap masyarakat kita tidak cerdas,” cetusnya.
Sebelumnya, Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto membeberkan petunjuk sebagai bukti dirinya mengetahui pihak di balik peristiwa tersebarnya poster 'Raja Jokowi' di beberapa kabupaten/kota se-Jateng. Yakni lokasi pertemuan yang menjadi tempat rapat para pemasangnya.
"Tak kasih bocoran dikit, rapat koordinasi lapangan dilakukan di Hotel Siliwangi, Semarang. Sudah pasti bukan PDIP," ujar pria yang karib disapa Bambang Pacul itu kala dihubungi, Senin (13/11).
Kendati demikian, ia tak merinci dari mana info tersebut diperoleh. Lagi pula, sejak awal atau untuk sementara ini, Bambang juga tak berminat membeberkan pelaku pemasangan poster bergambar petahana Pilpres 2019 Joko Widodo yang berbusana layaknya raja itu.
"Biarkan menjadi misteri lebih dulu. Karena kalau yang seperti ini, kemudian saya buka-buka bakal jadi kekacauan," sambungnya.

Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kelemahan 3 Singa di Estadio Azteca
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Statistik Vikings Siap Hancurkan Samba
Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Bursa Taruhan Dunia Jagokan Selecao, Opta Beri Peluang Menang 53,6 Persen
Prediksi Skor Meksiko vs Inggris di Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi The Three Lions Demi Lolos Perempat Final!
Prediksi Skor Prancis vs Paraguay: Bursa Taruhan Jagokan Les Bleus, Opta Catat Peluang Menang 79,7 Persen!
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Kanada vs Maroko: Bursa Dunia Sepakat Pilih Atlas Lions, Opta Beri Peluang Menang 51,8 Persen
Prediksi Skor Inggris vs Meksiko: Bursa Taruhan Dunia Tetap Jagokan Three Lions, Rekor Angker Azteca Jadi Ancaman
