
ILUSTRASI: Sejak masa kampanye, PDIP diketahui merupakan parpol yang terbanyak melakukan pelanggaran.
JawaPos.com - Sejak masa kampanye dimulai, hingga Jumat (9/11) diketahui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merupakan partai politik terbanyak yang melakukan pelanggaran. Pelanggaran tersebut mayoritas dilakukan dalam pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) di wilayah Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ).
Komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu DIJ, Sri Rahayu Werdaningsih mengatakan, APK yang dipasang berupa bendera, baliho, spanduk, banner, maupun umbul-umbul. Modus pelanggarannya dipasang di pergola, pohon, diikat di tiang telepon, trotoar. "Iya paling banyak PDI P," katanya saat ditemui di kantornya Jumat (9/11).
Secara rinci jumlah APK yang melanggar untuk PDI Perjuangan ada 1.704. Kemudian partai politik (parpol) lainnya yang juga banyak adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ada 622, Nasdem ada 455, dan Golkar ada 449.
Upaya tindak lanjutnya ke depan, pihaknya akan menyurati masing-masing parpol. Untuk segera menurunkan APK yang melanggar itu.
"Kalau tidak juga diturunkan, maka akan dibersihkan oleh petugas Satpol PP. Pelaksanaan eksekusinya tergantung kesiapan Satpol PP," katanya.
Dikatakan pula, sebelum masa kampanye ini pihaknya juga sudah melakukan upaya pencegahan dengan mengundang parpol dalam sosialisasi. Selain itu pernah duduk bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIJ dan parpol membahas konten APK. "Upaya yang kami lakukan, menurut kami sudah maksimal," ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan DIJ, Bambang Praswanto mengatakan, terkait data pelanggaran pemasangan APK itu pihaknya belum mendapatkanya.
"Kalaupun benar, kami akan konfirmasi ke Bawaslu. Kemudian kami juga akan cek dan melakukan penertiban ke dalam (intern) dan mencegah terjadinya pelanggaran semacam itu ke depannya," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
