
DICOPOTI: Poster bergambar Jokowi berbusana raja terpasang di salah satu sudut daerah di Jateng baru-baru ini. (dok. Istimewa)
JawaPos.com - Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto membeberkan petunjuk sebagai bukti dirinya mengetahui pihak di balik peristiwa tersebarnya poster 'Raja Jokowi' di beberapa kabupaten/kota se-Jateng. Yakni lokasi pertemuan yang menjadi tempat rapat para pemasangnya.
"Tak kasih bocoran dikit, rapat koordinasi lapangan dilakukan di Hotel Siliwangi, Semarang. Sudah pasti bukan PDIP," ujar pria yang karib disapa Bambang Pacul itu kala dihubungi, Senin (13/11).
Kendati demikian, ia tak merinci dari mana info tersebut diperoleh. Lagi pula, sejak awal atau untuk sementara ini, Bambang juga tak berminat membeberkan pelaku pemasangan poster bergambar petahana Pilpres 2019 Joko Widodo yang berbusana layaknya raja itu.
"Biarkan menjadi misteri lebih dulu. Karena kalau yang seperti ini, kemudian saya buka-buka bakal jadi kekacauan," sambungnya.
Yang jelas, ia memastikan pemasangan poster dan rontek ini tak melalui koordinasi pihaknya. Atau Tim Kampanye Nasional (TKN) maupun Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin.
Lebih jauh, ia menerangkan poster atau rontek bertuliskan Raja Jokowi dan berlambang PDIP ini temuannya sudah bertambah. Dari 27 kabupaten/kota kemarin, per hari ini dikatakan Bambang jadi 31 kabupaten/kota.
"Per desa sepuluh buah. Tapi memang ada yang tidak masif. Seperti Solo, Sukoharjo, dan Wonogiri. Sekarang sudah pada melapor, sekarang 31 kabupaten/kota dan sudah diturunkan partai," lanjutnya.
Ribuan alat peraga kampanye itu, menurut Bambang, kini sudah dikumpulkan di kantor DPC masing-masing daerah. Dengan harapan, pemasangnya datang dan mau menjelaskan alasan di balik menggunakan metode kampanye macam itu. Atau cara yang dipandang Bambang kurang mencerdaskan serta merendahkan martabat Jokowi.
"Persepsi kami ini melecehkan, jangan-jangan persepsi yang masang enggak, itu ndukung Jokowi ya kemari, kita diskusi. Itu namanya downgrading halus," tegasnya sambil mengatakan adanya kemungkinan langkah hukum manakala kesepakatan tak diperoleh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022