
Sejumlah petugas melakukan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga, Minggu (13/6). Louis Rika/Antara
JawaPos.com–Satgas Kabupaten Madiun menemukan 66 orang positif atau reaktif saat melakukan tes cepat antigen terhadap ratusan warga di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.
Kepala Desa Bantengan Hartanto mengatakan, tes cepat antigen itu dalam rangka menindaklanjuti ratusan warga desa yang mengalami gejala Covid-19 setelah menghadiri hajatan pernikahan salah satu warga setempat pekan kemarin. ”Ada warga yang mengalami gejala Covid-19 setelah datang pada acara hajatan. Kami lalu melaksanakan rapid test antigen, ternyata hasilnya ada 60 lebih warga pemohon yang hasilnya reaktif,” ujar Hartanto seperti dilansir dari Antara di Madiun, Minggu (13/6).
Menurut dia, atas temuan hasil positif tes cepat antigen tersebut, Pemerintah Desa Bantengan lalu melakukan isolasi mandiri skala mikro terhadap warga. Saat ini, pemerintah desa juga masih menunggu hasil tes usap puluhan warga sambil menunggu petunjuk dari Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun.
”Kami juga melakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh ke seluruh rumah warga desa,” kata Hartanto.
Dia menambahkan, meski ada beberapa warga yang mengalami gejala, belum ada yang dirujuk ke rumah sakit. Mereka baru sebatas memeriksakan diri ke dokter puskesmas setempat dan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Meski begitu, Pemerintah Desa Bantengan sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyiagakan mobil ambulans jika sewaktu-waktu ada warga yang harus menjalani perawatan di rumah sakit. Guna memenuhi kebutuhan pangan warga yang menjalani isolasi mandiri, Pemerintah Desa Bantengan juga menyiapkan sejumlah logistik yang dibutuhkan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun melalui petugas puskesmas setempat terus memperluas tracing atau pelacakan terhadap klaster acara pernikahan tersebut. Hal itu bertujuan untuk mendeteksi warga yang mungkin terpapar virus korona secara lebih cepat.
Sesuai data laman resmi https://infocovid19.jatimprov.go.id, jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Madiun hingga 13 Juni masih cukup tinggi. Yakni menduduki posisi kedua di Jatim dengan jumlah 197 pasien. Adapun urutan kasus aktif teratas yakni Kabupaten Bangkalan dengan 483 pasien, Kabupaten Madiun dengan 197 pasien, Kota Surabaya dengan 173 pasien, Kabupaten Blitar dengan 155 pasien, dan Magetan 116 pasien.
Secara total, kasus Covid-19 di Kabupaten Madiun hingga Minggu (13/6) mencapai 3.970 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 3.533 orang di antaranya telah sembuh, 197 orang dalam pemantauan, dan 240 orang meninggal dunia. Tambahan kasus per Minggu (13/6), konfirmasi baru 25 orang, sembuh tujuh orang, dan meninggal dunia nihil.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022