JawaPos Radar

Kasus Pembunuhan SPG Asal Semarang Berlanjut

10/08/2018, 19:54 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kasus Pembunuhan SPG Asal Semarang
ILUSTRASI: Pengungkapan kasus korban pembakaran yang dilakukan oleh Kristian Ari Wibowo, 30, terus dikebut. (Kokoh Praba Wardani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pengungkapan kasus korban pembakaran yang dilakukan oleh Kristian Ari Wibowo, 30, terus dikebut. Salah satu upaya yang dilakukan Polres Blora yakni menggandeng Polres Wonosobo.

Pasalnya, menurut keterangan Kapolres Blora AKBP Saptono, pelaku yang diketahui menjadi dalang di balik tewasnya Sales Promotion Girl (SPG) asal Semarang, Ferin Diah Anjani ini, mengaku juga pernah menghabisi perempuan dari Wonosobo 2011 lalu.

"Iya, kami tengah melakukan koordinasi bersama Polres Wonosobo untuk hal ini," ujar Kasatreskrim Polres Blora AKP Heri Dwi Utomo, saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (10/8).

Koordinasi dalam hal ini, lanjut Heri, dilakukan melalui pencarian dan penelusuran daftar orang Wonosobo yang hilang. Dan mencocokannya dengan data-data milik kepolisian Blora. "Sementara ini masih dicari berdasarkan keterangan pelaku," sambungnya.

Sementara diketahui pula, pelaku pasca-menghabisi mangsanya di tahun 2011, juga disebutkan menggasak harta korbannya. Yakni satu unit mobil Toyota Rush yang sudah ditarik leasing saat pelaku berada di Pulau Bali.

"Mobil itu kan masih kredit dan diambil leasing tujuh tahun lalu di Bali. Nah, ini masih kita dalami pihak mana leasingnya," terangnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, Kristian Ari Wibowo dibekuk Polres Blora saat berada di rumah kostnya Perumahan Dolog Blok G Nomor 11 Tlogosari Wetan, Pedurungan, Senin (6/8) malam. Ia dibekuk lantaran telah menghabisi nyawa Ferin Dian Anjani, seorang SPG asal Tembalang, Semarang demi menguasai harta perhiasannya.

Ari yang mengaku telah membuang dan membakar Ferin di hutan Hutan Jati di Desa Sendang Wates, Blora ini kemudian mengungkap kepada petugas, bahwa ia juga pernah melakukan aksi serupa di tahun 2011. Hanya saja, korbannya pada saat itu dikatakannya dibuang di Hutan Jati Wilayah Todanan, Blora.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up