JawaPos Radar | Iklan Jitu

Polisi Dalami Dugaan Korban SPG Cantik Dibakar Secara Hidup-hidup

09 Agustus 2018, 13:38:49 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kasus Pembunuhan SPG Cantik
Tersangka Kristian Ari Wibowo, saat press rilis di Mapolres Blora, Rabu (8/8). (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Kepolisian Daerah Jawa Tengah masih mendalami kasus kematian Sales Promotion Girl (SPG) cantik asal Kota Semarang, Ferin Diah Anjani, 21, yang ditemukan tewas terbakar hangus di Hutan Jati, Blora. Pendalaman diperlukan guna mengetahui apakah korban masih bernafas atau sudah tak bernyawa saat dibakar.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol dr Didiet Setiobudi mengatakan, pihaknya telah melakukan otopsi terhadap jenazah korban. "Akan tetapi kami masih menunggu data penunjang yang masih belum keluar," ujarnya saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (9/8).

Data penunjang mengenai kondisi terakhir korban sebelum ditemukan tewas, lanjutnya, masih akan dikonfirmasi ke bidang medis lain. "Nanti kita kirim ke patologi anatomi, DNA, kan orang curiganya korban ini masih hidup atau sudah meninggal saat dibakar," sambungnya.

Kasus Pembunuhan SPG Cantik
Kapolres Blora AKBP Saptono saat memimpin press rilis di Mapolres Blora, Rabu (8/8). (Istimewa)

Ia menyebut, proses ini paling cepat rampung dalam satu atau dua minggu ke depan sejak dilakukannya otopsi. Sehingga, setelahnya bisa dilaporkan ke penyidik.

Ditanya apakah ada luka lain yang diderita korban, macam lebam atau sejenisnya, Didiet enggan menjawab. "Kita belum mau ekspose, karena belum lengkap. Setengah-setengah malah bisa salah," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Ferin Dian Anjani, seorang SPG asal Tembalang, Semarang, ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di hutan Hutan Jati di Desa Sendang Wates, Blora, Rabu (1/8) lalu. Sempat tak bisa diidentifikasi lantaran luka bakar yang hampir seratus persen, jasad Ferin akhirnya mampu dikenali keluarganya karena bentuk gigi serta anting korban.

Pelaku, Kristiawan Ari Wibowo, 35, sendiri diamankan oleh jajaran Polres Blora, Senin (6/8) malam. Ia dibekuk saat berada di rumah kostnya, Perumahan Dolog Blok G Nomor 11 Tlogosari Wetan, Pedurungan, dan mengakui seluruh perbuatan keji yang dilakukannya demi menguasai harta korban. Kepada petugas, pelaku mengungkap tega membuang korban di Hutan Jati dan membakarnya guna menghilangkan jejak.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up