
ILUSTRASI: Bertambahnya kendaraan pribadi tanpa diimbangi dengan penambahan ruas jalan membuat kondisi lalu lintas semakin macet.
JawaPos.com - Upaya mengurai kepadatan kendaraan di wilayah perkotaan terus dilakukan oleh Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ). Penambahan lebar jalan yang tak memungkinkan pun harus diakali dengan rekayasa lalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan DIJ, Sigit Sapto Raharjo mengatakan, rekayasa lalu lintas ini memang sudah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir di wilayah perkotaan. Untuk yang terbaru nantinya akan diujicobakan pada November ini.
Yaitu di 2 jalur, dari perempatan Gondomanan menuju ke Utara arah Malioboro. Di jalur atau Jalan Mataram itu diberlakukan satu arah dari selatan ke utara. Untuk jalur kedua yang nantinya diberlakukan satu arah adalah di sebelah barat Malioboro, yaitu dari PKU Muhammadiyah Kota Jogjakarta menuju ke utara. "Ini masuk program penataan Malioboro, nanti akan dicoba November untuk jalur satu arah itu," katanya, Jumat (19/10).
Selain dengan cara rekayasa lalu lintas, untuk mengurai kepadatan kendaraan juga dilakukan penghilangan pembatas jalan. Seperti yang telah dilakukan di sebelah utara Mirota Kampus di Jalan Kaliurang. "Pembatasa jalan seperti Mirota kemarin setelah dihilangkan bisa mengurangi kepadatan," katanya.
Pihaknya juga terus melakukan sosialisasi terhadap para pengusaha hotel di wilayah perkotaan. Supaya tidak memarkir mobil atau kendaraan tamunya di bahu jalan, sehingga menimbulkan laju lalu lintas tersendat.
"Kalau menerapkan ganjil genap di Jogja belum perlu, memang di kota besar kemungkinan bisa. Karena ekonomi di Jogja menengah ke bawah. Misal sudah punya mobil plat genap ya mosok arep tuku maneh (masak beli lagi yang plat ganjil). Siji we direwangi kredit (satu saja sampai harus kredit)," katanya.
Sebenarnya, kepadatan kendaraan di wilayah Kota Jogjakarta semakin dikeluhkan. Terutama pada jam-jam sibuk atau hari libur.
Anggi Navidha, 30, salah satu warga yang tinggal di Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul mengatakan, kepadatan kendaraan mungkin bisa terurai ketika minat warga menggunakan Trans Jogja meningkat. "Trans Jogja sekarang busnya juga baru-baru," ucapnya.
Kendaraan Pribadi
Hal senada juga terjadi di Semarang, Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi tak membantah jika peningkatan jumlah kendaraan pribadi terus terjadi hingga saat ini. Setiap tahunnya, bisa bertambah 10 sampai 15 persen.
"Bertambahnya lima ribu hingga delapan ribu unit per bulan. Terdiri dari roda dua dan roda empat. Totalnya sekarang pada angka 1,6 dan 1,7 juta," terangnya.
Titik-titik padat yang timbul akibat membeludaknya jumlah angkutan pribadi, antara lain di Simpang Gatot Subroto ke arah kawasan industri Candi sampai dengan sampai dengan Simpang Krapyak untuk area Semarang Barat, tepatnya sepanjang Jalan Siliwangi dan Walisongo. Kemudian, di jalur timur ada Jalan Kaligawe.
"Karena di situ juga banyak hambatan-hambatan samping. Ditambah kegiatan perbaikan jalan yang masih berlangsung karena di sana sering rob dan harus diperbaiki secara berkala," lanjutnya.
Dari wilayah selatan, yakni Jalan Perintis Kemerdekaan. Dari Toserba ADA menuju Terminal Banyumanik. Keberadaan Pusat Perbelanjaan Transmart kerap kali membangkitkan arus lalu lintas, utamanya akhir pekan.
Untuk dalam kota, ada kawasan Lapangan Simpang Lima dari arah Jalan Pandanaran. Titik ini merupakan perpotongan arus kendaraan dari Jalan Pahlawan menuju Gajahmada dan Jalan Pandanaran menuju Jalan Ahmad Yani.
"Selanjutnya Taman Diponegoro, khususnya sore hari. Itu sampai saat ini kita juga masih lakukan rekayasa yang sifatnya sementara. Terus Simpang Tiga Kintelan, Kaligarang, RSUP Karyadi. Ini pertemuan arus dari Jalan Veteran masuk ke Petompon sampai mau ke Dr. Soetomo," jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
