Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Desember 2018 | 23.36 WIB

Diduga Pelaku Klitih, 2 Pengendara Motor Tewas Tertabrak

KECELAKAAN: Lokasi peristiwa tabrakan diduga korbannya merupakan pelaku klitih. - Image

KECELAKAAN: Lokasi peristiwa tabrakan diduga korbannya merupakan pelaku klitih.

JawaPos.com - Kecelakaan maut antara mobil pikap dengan sepeda motor merek Honda Scoopy terjadi di Jalan Seyegan, Kampung Kebon Agung, Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ), Jumat (7/12) dini hari sekitar 02.15 WIB. Akibat kecelakaan itu, 2 orang meninggal dunia.


Keduanya yakni RK, 18, warga asal Kecamatan Margodadi, dan AN, 18, dari Kecamatan Seyegan. Mereka merupakan pengendara sepeda motor. "Ada dugaan pelaku klitih. Tapi masih belum cukup saksi," kata Kanit Laka Polres Sleman, Iptu Rahandy Gusti Pradana, Jumat (7/12).


Dugaan keduanya merupakan pelaku klitih bersumber dari keterangan pengemudi pikap, berinisial NR, 33, yang juga warga Seyegan. Sebelum peristiwa tabrakan itu, mereka sempat menyerang mobilnya dengan memecah kaca depan. "Dari keterangan pengemudi ada pengrusakan, tapi belum bisa menyimpulkan itu benar," katanya.


Korban yang meninggal, saat ini masih divisum di Rumah Sakit Bhayangkara. Sementara pengemudi pikap dibawa ke rumah sakit karena mengalami cedera di bagian kepala. "Pengemudi sekilas sudah dimintai keterangan," katanya.


Rahandy menceritakan peristiwa tersebut bermula ketika kedua kendaraan tersebut sama-sama bergerak dari arah selatan pada Jumat (7/12) dini hari. Kemudian, motor Scoopy mendahului pikap. "Tiba-tiba pikap hilang kendali lalu menabrak motor," katanya.


Sampai sejauh ini, pihaknya masih belum menetapkan adanya tersangka dari peristiwa itu. Karena masih dalam penyelidikan dengan mengumpulkan data-data dari saksi.


Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Sleman, AKBP M Firman Lukmanul Hakim menambahkan, pengusutan kasus masih menunggu proses olah tempat kejadian. "Saya belum bisa memberikan gambaran secara detail. Masih menunggu proses olah TKP," katanya.


Ia juga meminta kepada masyarakat, agar jangan melihat peristiwa saat di bagian akhirnya saja. Menurutnya, tidak mungkin seseorang menabrak dengan sengaja orang lain sampai meninggal dunia.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore