
Jenazah pewaris Kesultananan Aceh, Sulthanah Teungku Putroe Safiatuddin Cahya Nur Alam langsung dikebumikan di Badan Pembina Rumpun Iskandarmuda (Baperis), kompleks makam Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Provinsi Aceh, Rabu (6/6) malam.
JawaPos.com - Tiba di Banda Aceh, jenazah pewaris Kesultananan Aceh, Sulthanah Teungku Putroe Safiatuddin Cahya Nur Alam langsung dikebumikan setibanya, Rabu (6/6) malam.
Sulthanah Putroe dimakamkan di Badan Pembina Rumpun Iskandarmuda (Baperis), Kompleks Makam Sultan Iskandar Muda. Tepatnya, berada di samping Museum Aceh dan Meuligoe Gubernur Aceh.
Jenazah Sulthanah Putroe tiba sekira pukul 22.30 WIB di lokasi pemakaman. Kedatangan jenazah diiringi salawat dari ratusan pelayat yang datang mengantar dan mengikuti proses pemakaman. Proses pamakaman berlangsung sekiran sejam atau tepat pukul 23.00 WIB.
Pemakaman Yang Mulia (YM) Sulthanah Teungku Putroe Safiatuddin Cahya Nur Cahya Nur Alam binti Tuanku Raja Ibrahim bin Sultan Muhammad Daodsyah, Sultan Aceh Darussalam yang terakhir ini juga dihadiri Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dan sejumlah pejabat lainnya.
Usai dikebumikan, keluarga Sulthanah Putroe dan ratusan pelayat yang datang tak langsung pulang. Mereka melantunkan doa dan salawat di sisi kubur almarhumah.
Sulthanah Teungku Putroe Safiatuddin Cahya Nur Cahya Nur Alam binti Tuanku Raja Ibrahim bin Sultan Muhammad Daodsyah wafat pada Rabu (6/6), sekira pukul 06.45 Wita di RS Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Atau tepat pada 21 Ramadan 1439 Hijriah tahun ini.
Sulthanah Putroe berpulang pada usia 84 tahun. Sebelum dipulangkan ke Aceh, jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Kesra Raya No.124, Perumnas Tanjung Karang, Mataram, NTB.
"Hari ini telah kita mengantar seorang senior kita cucu dari Raja Aceh terkahir Sultan Daud Syah. Cucu perempuan yang meninggal di Mataram ribuan kilometer dari Aceh, akhirnya sampai juga ke tanah kelahirannya," kata Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf.
Dalam kesempatan itu, Irwandi mengajak semua pihak untuk mendoakan Sulthanah Putroe agar ditirima di sisi yang maha kuasa. Selaku Gubernur Aceh, ia menyatakan resmi melepas jenazah Sulthanah Teungku Putroe Safiatuddin Cahya Nur Cahya Nur Alam binti Tuanku Raja Ibrahim bin Sultan Muhammad Daodsyah.
"Mari kita berboda, agar beliau senantiasa mendapat ridho Allah. Saya yakin ia telah berbuat bayak selama hidupnya," ujarnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
