
BERI KETERANGAN: Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma
JawaPos.com - Kebohongan yang sudah dilakukan oleh Ratna Sarumpaet tidak hanya membuat berang Timses dari Prabowo-Sandiaga Uno, tetapi Timses dari Jokowi-Ma'ruf Amin pun turut menyoroti perilaku tersebut. Bahkan Timses Jokowi memandang bahwa kebohongan semacam itu hanya dilakukan oleh orang yang tidak sehat jiwanya.
Maka dari itu, Timses Jokowi mengajak semua pihak untuk menghilangkan adanya kebohongan-kebohongan seperti yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet.
"Jangan sampai orang yang tidak sehat jiwanya semacam ini (Ratna Sarumpaet) menggunakan media politik khususnya kampanye ini untuk membuat kompetisi kontestasi menjadi carut marut, hoax dan fitnah," tegas Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Aria Bima usai menghadiri konsolidasi relawan Pro Jokowi (Projo) di Karanganyar, Sabtu (6/10).
Menurutnya, kebohongan seperti yang sudah dilakukan oleh Ratna Sarumpaet membuat orang tidak cerdas. Maka dari itu, Aria Bima pun mengajak kepada semua pihak untuk tidak menjadi seperti Ratna Sarumpaet dan menyebarkan kebohongan.
"Kami tidak ingin ada Ratna Sarumpaet di lingkaran Pak Prabowo dan di lingkaran Pak Jokowi, orang-orang yang sehat jiwanya sehat pikirannya harus ada di lingkaran Pak Prabowo dan di lingkaran Pak Jokowi," katanya.
Dan jangan sampai, masih kata Aria Bima, ada Ratna-ratna Sarumpaet dan sejenisnya di lingkaran Prabowo dan Jokowi. Politisi dari PDI Perjuangan tersebut juga mengatakan, apa yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet sudah termasuk gangguan kejiwaan.
Hal ini karena dia sudah menggunakan media politik untuk berbohong. Dan apa yang dilakukannya tersebut menyangkut 147 juta penduduk Indonesia. Selain itu juga menyangkut keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) .
"Menurut saya sulit tidak mengatakan itu (gangguan kejiwaan). Mohon maaf ya ada sesuatu yang konstruksi kejiwaannya kurang pas dan itu dieskpresikan dalam media politik nasional. Pak Prabowo sangat malu, Pak Prabowo sangat dipermalukan," tandasnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
