Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Februari 2019 | 02.47 WIB

Wiranto: Jika Sarannya Melanggar Hukum, Kita Tangkap

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto - Image

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto

JawaPos.com - Isu jasa konsultan asing yang diduga akan membantu pasangan Prabowo-Sandiaga Uno dalam upaya memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kembali mencuat. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto pun ikut berkomentar.


Wiranto mengaku, tidak mempermasalahkan penggunaan jasa konsultan asing dalam Pemilu. Namun, semuanya tentu dilakuan sesuai ketentuan. "Konsultan (asing) sah-sah saja, nggak masalah. Asal sah, sesuai dengan hukum dan undang-undang," kata Wiranto usai menghadiri Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Wawasan Kebangsaan di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (6/2).


Wiranto menuturkan, selama konsultan memberikan saran-saran positif (dalam pemenangan Pilpres), itu diperbolehkan. Sebab, yang menjadi permasalahan bukan siapa dan darimana konsultannya. Namun, apa yang dikonsultasikan. "Konsultan dalam negeri pun, jika sarannya melanggar hukum, kita tangkap," tegasnya.


Pemilihan konsultan asing atau pun lokal (dalam negeri) tergantung kepada keinginan dan kemauan masing-masing Capres dan Cawapres.


"Jangan terjebak pada orangnya (konsultan). Tapi, wilayah dan materi atau cara-cara yang digunakan dalam Pilpres. Kita cegah kalau melanggar hukum," tegas Wiranto.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore