
DIARAK: Gubernur terpilih Jateng Ganjar Pranowo (belakang) saat mendampingi atlet panjat tebing Aris Susanti diarak keliling Kota Semarang, Selasa (4/9).
JawaPos.com - Gubernur terpilih Jawa Tengah Ganjar Pranowo berencana menerapkan sistem informasi olahraga sebelum gelaran PON 2020. Langkah ini ia percayai mampu memetakan segala kekurangan pemerintah selama menyokong atlet untuk dapat berprestasi dalam tiap kompetisi.
"Saya mau KONI dan Dinpora segera membuat sistem informasi olahraga. Jadi kita cari apa yang kurang dari kita. Apakah fasilitas infrastruktur, apakah SDM-nya, apakah metodenya, pelatihnya, atau duitnya," ujarnya usai menyambut kehadiran atlet Jateng yang berlaga di Asian Games 2018, di Halaman Gubernuran Semarang, Selasa (4/9).
Apabila pemetaan segala persoalan itu didapat, Ganjar meyakini pemerintah bisa menargetkan persiapan penjaringan atlet. "Apakah mulai dari persiapan Porprov, kita menjaring atlet-atlet untuk dibawa ke PON dan untuk event-event internasional," sambungnya. Ia berharap sistem ini segera digarap agar kemudian urusan lainnya bisa diurus olehnya saat menjabat sebagai gubernur lagi.
Terkati ramainya migrasi atlet ke daerah lain, Ganjar meminta pihak berkewenangan mengatur baik-baik soal syarat perpindahan dan pembinaan. "Kalau memang tidak dibina ya dia boleh pindah. Tapi kalau pembinaan sudah bagus, mbok yo kita atur. Agar ada kebanggan terhadap wilayah. Saya khawatir mereka pindah negara lain," tegasnya.
Sementara atlet putri panjat tebing Aris Susanti mengapresiasi peran penuh pemerintah selama ini. Ia mengaku bersyukur bisa tampil bahkan menyumbang dua medali emas sekaligus pada ajang Asian Games 2018 kemarin.
Disinggung persiapannya usai diminta Ganjar untuk berlaga pada Ajang Olimpiade 2020 besok di Jepang, Aris berujar tak akan berhenti berlatih. "Yang pasti kerja keras yang lebih dari yang sebelumnya," tegasnya.
Kemudian, ditanya apa yang diharapakan pada masa pemerintahan Ganjar nanti untuk bidang olahraga, Aris meminta supaya pria berambut putih itu bersama seluruh jajaran berwenang agar tak henti-hentinya mendukung perkembangan para atlet.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
