
Perenang putri Indonesia Masniari Wolf meraih medali emas SEA Games 2025. (Dok. Masniari Wolf)
JawaPos.com - Julukan ratu renang 50 meter gaya punggung Asia Tenggara pantas disematkan pada Masniari Wolf. Sebab, dalam tiga edisi SEA Games terakhir, Masniari adalah penguasa di nomor tersebut. Prestasi yang sangat membanggakan.
Bahkan, mungkin di luar dugaan. Sebab, saat debut membela Merah Putih di ajang SEA Games 2021 di Hanoi, usianya saat baru 16 tahun. Perenang berdarah Batak-Jerman itu, statusnya juga masih menjadi anggota cadangan di tim nasional renang putri Indonesia.
Namun, Masniari akhirnya meraih medali emas dengan waktu tercepat yakni 29,21 detik dengan nomor 50 meter gaya punggung putri. Masniari pun berhasil mengakhiri penantian emas 11 tahun dari cabor renang putri.
Prestasi Masniari makin berkibar di arena SEA Games Kamboja 2023. Tak hanya meraih medali emas. Dia juga menorehkan rekor baru di nomor 50 meter gaya punggung dengan catatan waktu 28,89 detik. Dan, dia akhirnya berhasil melengkapi hat-trick emas pada SEA Games 2025 lalu.
Nah, perayaan hari Kartini menjadi momentum bagi seluruh perempuan di tanah air. Termasuk Masniari. Dia punya tekad untuk membawa sang Merah Putih ke tiang yang lebih tinggi. Ya, setelah tiga kali membawa Merah Putih berkibar di arena SEA Games, dia berharap bisa melakukannya di Asian Games 2026.
"Tentu saya harap persiapan menuju Asian Games bisa berjalan dengan baik," ujar Masniari.
"Setelah SEA Games (2025), saya akan berenang banyak kilometer, mungkin tujuh sampai delapan kilometer. Itu akan saya lakukan dua kali sehari selama beberapa bulan,’’timpalnya soal persiapan menuju Asian Games 2026.
Menurutnya, bisa melihat bendera Indonesia berkibar di pentas internasional adalah hal yang sangat membanggakan. Itu pula salah satu alasannya dia memilih membela Merah Putih.
"Alasan aku gabung Indonesia karena mama aku dari Indonesia. Aku punya opsi memilih (membela) Jerman, tetapi aku pilih Indonesia karena banyak keluarga di sana. Aku bangga mewakili Indonesia," kata Masniari seperti dikutip situs Kemenpora.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
