JawaPos Radar

Terdampak Proyek Tol, Pemindahan Jenazah Makam Klampisan Dihentikan

03/09/2018, 21:43 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Proyek Tol Batang-Semarang
Prosesi pemindahan jenazah yang terkubur di Makam Klampisan, Ngaliyan, Semarang, Rabu (15/8). (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Tim relokasi Makam Klampisan, Ngaliyan Semarang memutuskan untuk mengakhiri upaya pemindahan jenazah di tempat tersebut. Hal ini menyusul bahwa sudah tidak dapat ditemukannya lagi jenazah di areal perkuburan itu.

Suyono, Koordinator Lapangan Tim Relokasi, mengatakan, penghentian upaya pemindahan sudah dilakukan semenjak hari Minggu (2/9) kemarin. Ia menyebut, sejak hari pertama pemindahan, yakni Rabu (15/8) hingga hari kemarin, sudah ada 853 jenazah yang berhasil dipindah.

"Setelah diteliti ulang, ternyata yang daftar 20 jenazah dobel, jadi kami ulangi lagi pencatatannya. Hasil final sementara 853,” kata Suyono di area makam, Senin (3/9).

Proyek Tol Batang-Semarang
Suyono, Koordinator Lapangan Tim Relokasi Makam Klampisan saat dijumpai di lokasi, Senin (Tunggul Kumoro/JawaPos.com)

Setelah ini, lanjut Suyono akan ada upaya ekskavasi massal oleh pihak kontraktor proyek pembangunan tol seksi V Batang-Semarang. “Harapannya, nanti bisa ketemu tulang belulang yang masih tertinggal. Kami tidak ingin ada yang tertinggal,” sambungnya.

Suyono juga menyebut bahwa saat ini timnya sedang melangsungkan pemotongan pohon-pohon yang tumbuh di lokasi pemakaman. Sebelum memindahkannya ke lokasi makam baru yang berjarak sekira 500 meter dari makam Klampisan.

“Kami juga sudah menyiapkan beberapa bibit pohon untuk ditanam di area makam baru,” tandas Suyono. Ia menambahkan, dalam baberapa hari ke depan juga akan ada acara selamatan bersama ahli waris di makam baru.

Seperti diketahui, Makam Klampisan yang terletak di Ngaliyan, Semarang dipindah karena menjadi satu-satunya lahan yang tersisa akibat proyek tol seksi V Batang-Semarang. Sebelumnya, diperkirakan ada sekitar 1.200 makam yang terletak pada komplek seluas 5.300 hektar itu.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up