
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, memimpin Apel Jaga Jakarta bersama The Jakmania di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (11/9). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa menyalakan petasan hingga larut malam dalam acara keagamaan tidak selayaknya terjadi karena mengganggu ketertiban umum.
Pernyataan ini disampaikan menanggapi polemik di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, akibat menyalakan petasan saat acara Maulid Nabi sekitar pukul 23.30 WIB.
Pramono mengaku langsung memantau insiden tersebut sejak dini hari setelah informasi kejadian mulai menyebar di masyarakat.
"Kebetulan saya mengikuti begitu peristiwa terjadi. Hampir jam 00.30 malam, kurang lebih jam 02.00 saya membaca itu, kemudian saya meminta kepada jajaran Pemerintah DKI Jakarta untuk berperan," ujar Pramono, Senin (5/10).
Pembatasan penggunaan petasan dan kembang api harus diambil mengingat aktivitas tersebut berdampak langsung pada kenyamanan dan kondisi psikologis warga sekitar.
"Karena bagaimanapun tidak eloklah bahwa sudah jam 01.00 WIB malam masih menyembunyikan petasan dan sebagainya. Kebetulan anaknya Ibu tadi kan memang sensitif terhadap petasan dan saya minta ini mudah-mudahan tidak terulang kembali," kata Pramono.
Untuk mencegah kejadian serupa, Pramono menginstruksikan jajaran Pemkot Jakarta Selatan dan Jakarta Timur agar memperketat pengawasan serta membatasi batasan waktu kegiatan masyarakat.
"Hal yang berkaitan dengan itu kita batasi. Kalau memang masih jam sore, monggo saja, tapi jangan kemudian mengganggu ketertiban masyarakat," tegasnya.
Pemicu Keributan di Pondok Pinang
Peristiwa tersebut bermula dari peringatan Maulid Nabi Muhammad di Jalan Keramat 2, Pondok Pinang, Sabtu (3/10) dini hari. Suara ledakan petasan dan kembang api yang dinyalakan hingga mendekati pukul 01.00 WIB memicu protes warga permukiman padat tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022