Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Oktober 2026 | 00.52 WIB

Maulid Nabi Nyalakan Petasan Tengah Malam, Pramono: Tak Elok Mengganggu Warga

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, memimpin Apel Jaga Jakarta bersama The Jakmania di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (11/9). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, memimpin Apel Jaga Jakarta bersama The Jakmania di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (11/9). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa menyalakan petasan hingga larut malam dalam acara keagamaan tidak selayaknya terjadi karena mengganggu ketertiban umum.

Pernyataan ini disampaikan menanggapi polemik di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, akibat menyalakan petasan saat acara Maulid Nabi sekitar pukul 23.30 WIB.

Pramono mengaku langsung memantau insiden tersebut sejak dini hari setelah informasi kejadian mulai menyebar di masyarakat.

"Kebetulan saya mengikuti begitu peristiwa terjadi. Hampir jam 00.30 malam, kurang lebih jam 02.00 saya membaca itu, kemudian saya meminta kepada jajaran Pemerintah DKI Jakarta untuk berperan," ujar Pramono, Senin (5/10).

Pembatasan penggunaan petasan dan kembang api harus diambil mengingat aktivitas tersebut berdampak langsung pada kenyamanan dan kondisi psikologis warga sekitar.

"Karena bagaimanapun tidak eloklah bahwa sudah jam 01.00 WIB malam masih menyembunyikan petasan dan sebagainya. Kebetulan anaknya Ibu tadi kan memang sensitif terhadap petasan dan saya minta ini mudah-mudahan tidak terulang kembali," kata Pramono.

Untuk mencegah kejadian serupa, Pramono menginstruksikan jajaran Pemkot Jakarta Selatan dan Jakarta Timur agar memperketat pengawasan serta membatasi batasan waktu kegiatan masyarakat.

"Hal yang berkaitan dengan itu kita batasi. Kalau memang masih jam sore, monggo saja, tapi jangan kemudian mengganggu ketertiban masyarakat," tegasnya.

Pemicu Keributan di Pondok Pinang

Peristiwa tersebut bermula dari peringatan Maulid Nabi Muhammad di Jalan Keramat 2, Pondok Pinang, Sabtu (3/10) dini hari. Suara ledakan petasan dan kembang api yang dinyalakan hingga mendekati pukul 01.00 WIB memicu protes warga permukiman padat tersebut.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore