
TERLANTAR: Para penumpang pesawat ANA NH 872 tujuan Bandara Haneda, Jepang, terpaksa menunggu dalam ketidak pastian di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada Minggu pagi (6/8), karena pesawatnya dibatalkan akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com)
Jakarta – Aktivitas erupsi Anak Krakatau berdampak pada sejumlah penerbangan yang mengalami penyesuaian.
Kondisi tersebut turut mengganggu mobilitas masyarakat, termasuk penumpang yang harus mencari alternatif perjalanan akibat perubahan atau pembatalan penerbangan.
Salah satu alternatif mobilitas tersedia melalui penambahan layanan bus pada rute Malang/Surabaya–Jakarta/Bogor dan sebaliknya.
Pada 6–7 September 2026, Juragan99 Trans menambah delapan armada untuk mengantisipasi kebutuhan perjalanan masyarakat yang terdampak penyesuaian penerbangan.
Direktur Juragan99 Trans Suluk Waseso Segoro dalam keterangan tertulisnya mengatakan penyesuaian dilakukan dengan mengoptimalkan armada dan kru. Dalam periode tersebut, layanan tambahan dan reguler melayani 891 penumpang melalui 52 keberangkatan.
“Kami melihat adanya kebutuhan mobilitas yang cukup tinggi dari masyarakat yang terdampak penyesuaian penerbangan. Karena itu, kami melakukan penyesuaian operasional dengan menambah perjalanan pada rute Malang/Surabaya–Jakarta/Bogor dan sebaliknya. Selama 6 - 7 September, kami telah melayani 891 penumpang melalui 52 keberangkatan, termasuk perjalanan dengan armada tambahan,” ujar Suluk.
Dampak erupsi juga dirasakan masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik. Kondisi tersebut meningkatkan kebutuhan terhadap perlindungan pernapasan, terutama ketika aktivitas masyarakat tetap harus berjalan.
Baca Juga:5 Bandara Termasuk Soetta Kembali Dibuka Usai Terdampak Abu Vulkanik Krakatau, Lampung Masih Tutup
Sebagai respons, sebanyak 500 ribu masker dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan. Founder J99 Corp Shandy Purnamasari mengatakan pembagian tersebut ditujukan untuk membantu kebutuhan perlindungan masyarakat di tengah paparan abu vulkanik.
“Kami ingin apa yang kami miliki dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan. Melalui pembagian masker ini, kami berharap dapat membantu masyarakat tetap merasa lebih aman dan nyaman dalam beraktivitas di tengah kondisi yang terjadi,” ujar Shandy.
Gangguan penerbangan dan paparan abu vulkanik menunjukkan bahwa dampak erupsi tidak hanya berkaitan dengan wilayah sekitar gunung api, tetapi juga dapat memengaruhi aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di wilayah yang lebih luas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022