
Ilustrasi pencurian. (Istimewa)
JawaPos.com - Polisi sudah menangkap seorang pelaku pencurian handphone milik seorang selebgram Bernama Berliana Arlisa yang viral di media sosial (medsos). Berdasar rekaman video yang beredar luas di media sosial, pencurian terjadi di salah satu gerai photobox di Kawasan Green Pramuka Square, Cempaka Putih, Jakarta Pusat (Jakpus).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa 1 dari 2 pelaku pencurian telepon genggam sudah ditangkap oleh polisi. Pelaku identik dengan sosok yang terekam dalam kamera pengawasan Closed Circuit Television (CCTV). Dalam video itu, telepon genggam milik korban tampak tergeletak di atas mesin foto.
Dari rekaman itu pula terlihat pelaku sempat berbincang dengan teman perempuannya sebelum mengambil telepon genggam yang tergeletak. Bahkan, pelaku sempat diingatkan agar tidak mengambil telepon genggam tersebut. Namun saran tersebut diabaikan. Pelaku tetap mengambil telepon genggam yang belakangan diketahui milik Berliana Arlisa.
”Terkait kasus pencurian handphone di Photobox Selfie Time Apartemen Green Pramuka Square, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap 1 orang tersangka berinisial YH,” ungkap Budi kepada awak media di Jakarta dikutip pada Sabtu (23/5).
Berdasar informasi yang diterima oleh Budi, pelaku ditangkap polisi di wilayah Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) pada Senin (19/5) lalu. Penangkapan berlangsung sekitar pukul 01.45 WIB. Atas perbuatannya, pelaku harus mendekam di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
”Pelaku satunya lagi sudah teridentifikasi, sedang pengejaran (oleh polisi),” terang Budi.
Polda Metro Jaya tidak menampik bahwa video viral di medsos kerap membantu polisi dalam mengungkap kasus tertentu. Namun, masyarakat tetap diingatkan untuk bijak menggunakan medsos. Apalagi, belakangan diketahui ada seorang model bernama Ansy Jan De Vries yang mengaku menjadi korban begal. Namun, setelah diperiksa oleh polisi dipastikan bahwa yang bersangkutan tidak pernah dibegal.
”Kami informasikan juga bahwa kami sedang melakukan pendalaman terhadap fenomena unggahan TKP maupun korban kejahatan di media sosial. Pada beberapa unggahan di media sosial, setelah kami lakukan pengecekan, setelah kami lakukan klarifikasi, ternyata apa yang diunggah tersebut tidak sesuai dengan faktanya atau tidak benar atau hoax,” ucap Kombes Iman Imanuddin, dirreskrimum Polda Metro Jaya.
Menurut Iman, pendalaman dilakukan agar informasi viral di medsos tidak sampai menimbulkan keresahan di masyarakat. Apalagi sampai memunculkan rasa takut yang berlebihan. Dia pun mengingatkan kepada semua pengguna medsos untuk bijak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022