
Deklarasi Gerakan Pilah Sampah bertema Menuju 5 Abad, Jaga Jakarta Bersih pada Minggu (10/5). (Istimewa)
JawaPos.com - Instruksi Gubernur (Ingub) Nomor 5 Tahun 2026 mengenai pemilahan sampah dari sumbernya kini menjadi sorotan tajam di Kebon Sirih. DPRD DKI Jakarta mengingatkan Pemprov DKI agar tidak hanya memberikan beban kepada masyarakat tanpa persiapan infrastruktur yang matang.
Pasalnya, mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang hanya akan menerima sampah residu. Jika warga dipaksa memilah namun fasilitas tidak siap, kebijakan ini terancam hanya menjadi angin lalu.
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike menekankan bahwa kunci keberhasilan pilah sampah bukan pada aturan baru, melainkan eksekusi tiga pilar utama yakni sosialisasi, sarana prasarana (sarpras), dan insentif.
Yuke menyarankan agar sosialisasi tidak dilakukan sekaligus untuk empat jenis sampah agar warga tidak kewalahan.
"Fokus 1 jenis per 3 bulan. Jangan sosialisasi 4 jenis sekaligus. Warga bingung. Mulai dari Organik dulu karena 55-60% sampah DKI itu organik," ujar Yuke.
Ia juga mendorong penggunaan bukti visual seperti infografik dan stiker di 2.700 RW untuk menggerakkan aktor kunci seperti kader PKK dan Karang Taruna.
Siapa yang Harus Beli Tong Sampah?
Salah satu poin krusial adalah penyediaan bak sampah empat jenis (Organik, Anorganik, B3, dan Residu). Yuke menegaskan bahwa ini adalah tanggung jawab pemerintah, bukan warga.
Berdasarkan Pergub 77/2020, pemerintah wajib menyediakan sarana di tingkat RW dan TPS 3R. Jika warga dipaksa membeli sendiri, program ini diprediksi akan gagal total.
"Pemerintah Provinsi menyediakan sarana dan prasarana pemilahan sampah di tingkat sumber, RW, dan TPS 3R," kutip Yuke sesuai Pasal 15 Ayat 3 Pergub tersebut.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
