
Warga di RW 07 Kelurahan Rorotan, Jakarta Utara, sudah melakukan kegiatan memilah sampah. (Ryandi Zahdomo/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Di RW 07 Kelurahan Rorotan, Jakarta Utara, memilah sampah bukan lagi sekadar slogan, melainkan napas kehidupan sehari-hari. Warga di Gang Haji Daimun 3 ini telah membuktikan bahwa mengelola limbah rumah tangga bisa membawa dampak ekonomi nyata.
Wilayah ini pun menjadi percontohan bagi wilayah lainnya di Indonesia, khususnya Jakarta, dalam pemilahan sampah dari rumah.
Siapa sangka, dari sekadar sisa potongan sawi, kulit bawang dan sampah dapur lainnya, warga di sini mampu mengumpulkan hingga 12 ton sampah organik hanya dalam kurun waktu satu bulanan.
"Untuk RW 07 dalam seminggu bisa 3 ton sampah organik. Sedangkan sampah non organik mencapai 250 kilogram sekali timbang sebulan sekali. Tapi warga juga sering langsung jual ke pengepul," ujar Nani Darsonowati, 45, salah satu penggerak di balik Bank Sampah Teratai saat ditemui JawaPos.com, Kamis (14/5).
Rahasia Ember Hijau dan Nasi yang "Menolak" Dibuang
Sejak gerakan pilah sampah digencarkan secara masif pada Februari 2026, wajah RW 07 berubah total menjadi wilayah percontohan yang mandiri dan berdaya.
Di setiap teras rumah warga, kini bertengger ember hijau pemberian pemerintah. Fungsinya, menampung sisa dapur yang nantinya akan dikumpulkan di dropbox tiap gang.
Setiap dua hari sekali, petugas PPSU akan mengambil sampah tersebut untuk dibawa ke TPS 3R dan diolah menjadi bubur organik.
Namun, ada satu komoditas yang diperlakukan sangat istimewa, yakni nasi sisa. Alih-alih dibuang ke tempat sampah, warga Rorotan punya tradisi unik menjemur nasi hingga mengeras menjadi nasi kering atau kerak. Nasi kering ini akan menjadi rebutan para pemilik ternak.
"Nasi itu jarang dibuang dicampur ke organik karena memang sudah terbiasa dijemur. Karena bisa dijual, per liter dia dihargai Rp 2.000," terangnya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
