
Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh. (dok.DDJP)
JawaPos.com - Komisi B DPRD DKI Jakarta terus berupaya membenahi secara menyeluruh terhadap sistem perparkiran di ibukota. Langkah itu untuk meningkatkan pendapatan daerah. Sekaligus menata pengelolaan parkir agar lebih tertib dan transparan.
Pembenahan fokus pada penertiban parkir liar, optimalisasi penggunaan teknologi, serta penguatan pengawasan terhadap operator parkir.
Komisi B menilai, masih banyak potensi pendapatan yang belum tergarap maksimal akibat lemahnya sistem dan pengawasan di lapangan. Pengelolaan parkir harus dibenahi dari hulu ke hilir untuk menekan kebocoran.
Selain itu, Komisi B juga mendorong Dinas Perhubungan DKI Jakarta memperluas penerapan sistem parkir elektronik (e-parking) guna meminimalisasi praktik kecurangan.
Dengan sistem yang lebih modern dan terintegrasi, diharapkan pendapatan dari sektor parkir dapat meningkat dan memberikan kontribusi signifikan bagi kas daerah.
Ketua Komisi B Nova Harivan Paloh mengatakan, meski terdapat Pansus Pengelolaan Perparkiran, pihaknya tetap mendalami mencari solusi konkret.
Menurut Nova, persoalan parkir tidak hanya soal penertiban di lapangan. Melainkan terkait sistem dan tata kelola yang belum optimal.
Ia menilai, perlu evaluasi skema pengelolaan dan kerja sama antar pihak. “Perlu dilihat lagi manajemen pengelolaannya,” kata Nova.
Komisi B juga menekankan pentingnya penguatan kewenangan Unit Pelaksana Teknis (UPT) parkir. Sehingga bisa berikap tegas terhadap pelanggaran.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
