Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 April 2026 | 22.31 WIB

Begini Penampakan Sopir Taksi Hijau yang Sempat Merokok Usai Tertabrak KRL

Foto tampang sopir taksi Green SM yang tertabrak kereta dan ramai di media sosial. (Platform X) - Image

Foto tampang sopir taksi Green SM yang tertabrak kereta dan ramai di media sosial. (Platform X)

JawaPos.com - Rekaman video yang menampilkan sosok sopir taksi Green SM masih menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Kali ini, bukan hanya pengakuannya soal mobil yang mogok di rel, tetapi juga sikapnya yang dinilai santai, bahkan terlihat merokok dan bermain ponsel, sesaat setelah kecelakaan kereta di Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.

Dalam video yang beredar luas, sosok yang diduga sopir taksi tersebut tampak berada di pinggir jalan usai insiden. Ia terlihat dikelilingi warga yang berusaha menenangkan situasi.

Namun perhatian publik justru tertuju pada gesturnya yang tetap tenang, sambil memegang ponsel dan merokok saat memberikan kesaksian.

Sambil memperagakan kejadian, sopir itu menjelaskan bagaimana mobil yang dikemudikannya tiba-tiba berhenti saat berada di perlintasan rel. Ia menyebut kendaraan seperti terkunci dan tidak bisa dijalankan.

“Jadi kaya gini nih pak, ini ngunci langsung, jadi kita mau jalanin ininya nggak bisa karena tadi pas posisi kereta lewat langsung ‘tek’ langsung nggak bergerak,” ujarnya dalam video yang diunggah akun TikTok @jakartainsidecom.

Menurut penuturannya, kondisi tersebut membuatnya tidak mampu memindahkan kendaraan dari jalur rel. Ia pun hanya bisa pasrah ketika KRL Commuter Line menabrak mobilnya hingga terseret sekitar 100 meter.

Insiden itu kemudian memicu rangkaian kecelakaan yang lebih besar. KRL yang berhenti di jalur rel selanjutnya ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah Gambir menuju Surabaya.

Sikap sopir dalam video tersebut menuai beragam reaksi dari warganet. Sebagian menilai responsnya tidak mencerminkan kondisi darurat, sementara lainnya beranggapan bahwa perilaku tersebut bisa jadi merupakan bentuk reaksi syok pascakejadian.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore