
Tim Basarnas melakukan evakuasi korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi TImur. (Basarnas)
JawaPos.com - Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 7 korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur yang sempat terjepit di dalam gerbong KRL. Setelah berjam-jam terjebak, 5 korban berhasil dikeluarkan dalam keadaan selamat. Sementara 2 korban lainnya meninggal dunia.
Merujuk laporan terbaru yang disampaikan oleh Kantor SAR Jakarta, evakuasi korban kecelakaan tersebut berlangsung sejak Senin malam (27/4). Dengan berbagai cara yang dilakukan oleh petugas, proses evakuasi terus berlanjut sampai Selasa pagi (28/4).
”Personel Basarnas bersama Tim SAR gabungan terus melakukan evakuasi korban yang masih terjebak di dalam rangkaian kereta dengan mengutamakan kecepatan dan keselamatan,” ungkap Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari kepada awak media.
Berdasar laporan yang tercatat dari jam ke jam, Desiana mengungkapkan bahwa korban pertama berhasil dievakuasi pada pukul 02.42 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk diidentifikasi.
Pada pukul 04.17 WIB, seorang korban selamat atas nama Nurul (26) berhasil dievakuasi dan dirujuk ke RSUD Kota Bekasi. Proses evakuasi kemudian berlanjut sampai pada pukul 05.49 WIB petugas berhasil menyelamatkan korban atas nama Ata (30).
Kemudian pada pukul 05.59 WIB seorang korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah sakit. Tidak berselang lama, pada pukul 06.25 WIB tim berhasil menyelamatkan Mia (26) dan pada pukul 06.55 WIB korban selamat atas nama Siti Fatonah (47) berhasil dikeluarkan.
Tidak berhenti sampai di situ, evakuasi yang berlangsung lebih dari 10 jam kembali membuahkan hasil. Pada pukul 07.25 WIB, seorang korban selamat lainnya atas nama Endang Kuswati (40) juga berhasil dievakuasi dan segera mendapatkan penanganan medis.
”Berdasarkan data sementara hingga pukul 07.30 WIB, jumlah korban tercatat sebanyak 92 orang, dengan rincian 85 korban selamat dalam perawatan di rumah sakit serta ada juga yang langsung dibawa pulang karena hanya mengalami luka ringan, dan 7 orang dinyatakan meninggal dunia,” terang Desiana.
Para korban dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya, Yakni Rumah Sakit Bella Bekasi, Rumah Sakit Bhakti Kartini, Rumah Sakit Hermina Bekasi, Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Barat, Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi Timur, Rumah Sakit Mitra Plumbon, RS Primaya Bekasi, Rumah Sakit Siloam Bekasi Timur, Rumah Sakit Siloam Cikarang, dan Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
