
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie. (Muhtamimah/Jawa Pos)
JawaPos.com - Demi menjaga stabilitas ekonomi daerah, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus mengupayakan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Sektor itu dinilai memiliki peran vital sebagai tulang punggung perputaran ekonomi Tangsel.
Karena itu, berbagai langkah strategis dilakukan. Tidak hanya itu, Pemkot Tangsel mengambil langkah untuk mengakselerasi UMKM guna memastikan pelaku usaha lokal tidak hanya bertahan, melainkan juga bisa naik kelas di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan bahwa penguatan UMKM merupakan kunci untuk meningkatkan daya saing daerah sekaligus membuka lapangan kerja baru. Lewat pendekatan terintegrasi, instansinya bekerja untuk menghadirkan ekosistem usaha yang mandiri dan kreatif.
”UMKM adalah usaha mandiri kreatif yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah di Tangerang Selatan ini. Oleh karena itu, pemerintah kota akan terus memberikan dukungan dan fasilitas bagi para pelaku UMKM,” ungkap Benyamin dalam keterangan resmi pada Rabu (15/4).
Di antara banyak langkah yang diambil oleh Pemkot Tangsel, Benyamin mengungkapkan bahwa pihaknya mendorong integrasi UMKM ke dalam layanan digital Tangsel ONE. Platform tersebut dihadirkan untuk memudahkan pelaku UMKM mengurus berbagai keperluan. Termasuk diantaranya perizinan berusaha.
Dengan Tangsel ONE, pelaku UMKM dalam mengurus perizinan berusaha secara mandiri. Itu penting sebagai syarat mutlak bagi UMKM agar bisa masuk ke pasar ritel modern dan pasar ekspor. Kepada para pelaku UMKM, Benyamin mengajak mereka terus berinovasi dan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan.
Selain legalitas, lanjut Benyamin, pembiayaan juga menjadi instrumen krusial. Untuk itu, Pemkot Tangsel menjalin kemitraan strategis dengan perbankan daerah dan lembaga keuangan mikro untuk menyediakan skema kredit dengan bunga rendah bagi pelaku UMKM.
Langkah itu diambil untuk memperkuat struktur modal pelaku usaha dan memutus ketergantungan pelaku UMKM pada pinjaman ilegal yang kerap menghambat produktivitas dan menimbulkan masalah. Bersamaan dengan itu, Pemkot Tangsel memberikan dukungan infrastruktur fisik yang terus diperluas.
Saat ini, Pemkot Tangsel melakukan optimalisasi Gedung Inovasi dan Pusat Komunitas sebagai wadah showcase produk-produk lokal. Benyamin mengatakan, ruang promosi UMKM saat ini tidak terbatas pada bazar temporer, melainkan sudah diarahkan pada penyediaan gerai permanen di titik-titik strategis seperti pusat perbelanjaan dan area publik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
