
Perwakilan dosen dan mahasiswa Universitas Budi Luhur (UBL) hadiri forum terbuka di Taman Laku Luhur, terkait kasus kekerasan seksual, Selasa (14/4/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
Aksi ini dipicu oleh keresahan mahasiswa terhadap komitmen pihak kampus. Meski oknum dosen berinisial Y telah dinonaktifkan, mahasiswa menemukan fakta bahwa terduga pelaku masih bebas berkeliaran dan mengikuti berbagai agenda resmi di lingkungan kampus.
Wakil Ketua BEM UBL Zefanya Evandie Rifai menegaskan, gerakan ini murni aspirasi mahasiswa tanpa campur tangan pihak luar. Fokus utama mereka adalah mengembalikan nama baik universitas dan memastikan adanya ruang aman bagi seluruh civitas akademika.
"Diskusi ini kita fasilitasi dari BEM, setelah kita mengumpulkan semua KBM dari Ormawa yang ada di kampus ini, UKM yang ada di kampus ini. Kita sudah menyatakan sikap bahwa kita melawan adanya pelecehan seksual yang ada di lingkungan kampus," ujar Zefanya di lokasi, Selasa (14/4).
Ia menambahkan, keresahan ini berdampak luas, mulai dari kekhawatiran turunnya akreditasi hingga masa depan karier para lulusan. "Apakah nanti kami akan sulit mendapatkan pekerjaan? Ini kan menjadi efek snowball dari kasus ini," lanjutnya.
Terduga Pelaku Masih Bebas Beraktivitas di Kampus
Salah satu poin krusial yang dipertanyakan mahasiswa adalah pengawasan terhadap dosen Y. Meski statusnya nonaktif, dosen tersebut dilaporkan masih menghadiri acara ulang tahun kampus hingga melakukan briefing organisasi.
Zefanya mempertanyakan sistem monitoring dari pihak rektorat. "Terduga pelaku masih ada di lingkungan kampus. Terduga pelaku masih menghadiri ulang tahun Budi Luhur. Terduga pelaku masih melakukan kegiatan briefing di salah satu organisasi yang ada di kampus ini," tegasnya.
Mahasiswa merasa terbebani karena seolah-olah harus menjadi pihak yang memonitor gerak-gerik pelaku, padahal seharusnya tugas tersebut berada di tangan Satgas atau pihak keamanan kampus.
Fenomena Gunung Es: Dua Korban Baru Muncul

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
