
Ilustrasi Konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat. (AI/ChatGPT)
JawaPos.com - Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Peduli Iran (API) mendesak masyarakat Indonesia untuk mulai memboikot produk-produk asal Amerika Serikat (AS). Hal ini disuarakan mahasiswa ketika menggelar aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS), Jakarta Pusat, Jumat (6/3).
Seruan ini muncul sebagai bentuk protes keras atas memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai telah mengancam kemanusiaan.
Ketua Umum PW SEMMI Jakarta Raya, Yanto, menegaskan bahwa boikot produk Amerika Serikat adalah langkah konkret yang bisa diambil masyarakat saat ini. Menurutnya, tindakan AS di Timur Tengah sudah tidak bisa ditoleransi lagi.
"Tentunya sebagai bentuk protes kita karena yang memantik ini adalah Amerika Serikat, salah satu gaungan kita adalah masyarakat Indonesia ikut serta memboikot produk-produk Amerika Serikat yang ada di Indonesia," ujarnya di lokasi aksi.
Menurutnya, apa yang dilakukan Amerika dengan menyerang Iran merupakan tindakan keji dan menuju genosida.
"Seperti halnya yang kita lakukan terhadap produk-produk Israel ketika dia melakukan agresi terhadap Palestina. Karena di mata kami agresi adalah tindakan keji karena bukan hanya agresi, ini menuju pada genosida," lanjutnya.
Yanto menambahkan bahwa korban jiwa terus berjatuhan akibat ketegangan ini. "Kita sama-sama tahu ada 200 siswa dan siswi di Iran yang hari ini kehilangan nyawa dan mungkin ke depan akan banyak lagi," ucapnya.
Aksi boikot ini diharapkan dapat memberikan tekanan ekonomi langsung kepada Washington. Yanto yakin, jika Indonesia sebagai pasar besar mulai bergerak, maka dampaknya akan terasa secara global.
"Yang kami harapkan produk-produk AS tersebut tentunya produk domestik bruto, pendapatan bersih Amerika dari negara kita negara Indonesia menjadi berkurang sehingga menjadi tekanan ekonomi tersendiri bagi Amerika Serikat dan juga menjadi citra buruk dan juga bisa memberikan efek kejut kepada seluruh negara bahwasanya Indonesia membuktikan mampu melawan negara adikuasa seperti Amerika," tegas Yanto.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022