
Seorang warga, Darwin, 32, menjadi korban penganiayaan brutal oleh tetangganya sendiri di jalan Dahlia III, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Keributan antar warga terjadi pemukiman di jalan Dahlia III, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. Seorang warga, Darwin, 32, menjadi korban penganiayaan brutal oleh tetangganya sendiri yang diduga merupakan pemilik kantor pengacara.
Insiden ini dipicu oleh masalah sepele yakni suara bising drum yang dimainkan oleh anak pelaku. Konflik yang memuncak pada Sabtu (7/2) ini kini tengah ditangani oleh Polres Metro Jakarta Barat.
Darwin menuturkan, gangguan suara drum tersebut sudah berlangsung lama, tepatnya sejak Agustus 2025. Meski sudah mencoba jalur mediasi melalui RT hingga Satpol PP, pelaku seolah tak acuh.
"Sebenarnya sih simpel ya, ini masalah cuma dia berisik main drum. Terus saya sudah tegur lebih dari lima kali baik-baik, lewat RT sampai sudah sampai Satpol PP datang, tetap dia masih main," ujar Darwin saat ditemui di lokasi, Senin (9/2).
Kondisi ini kian pelik karena istri Darwin tengah menjalani program hamil dan membutuhkan istirahat total. Stres akibat kebisingan tersebut membuat sang istri tertekan secara mental.
"Kami sudah sampai emosi. Masalahnya, istri saya kan lagi program hamil, dia stres berat. Dia (istri) jadi langsung lempar-lempar barang, sudah sampai pukul pintu sampai berdarah," ucap Darwin.
Sebelum aksi kekerasan terjadi, pihak pelaku sempat menjanjikan akan memasang peredam suara di ruang musiknya. Namun, realitanya berbanding terbalik dengan janji yang diucapkan.
"Itu sudah mulai dari awal teguran dia mau pasang. Tapi sampai sekarang, dia sudah beberapa kali teguran sampai Satpol PP, dia bilang mau pasang tapi masih belum pasang," kata Darwin.
Meski pada akhirnya dipasang, suara dentuman drum tetap menembus dinding rumah Darwin hingga memicu perselisihan susulan.
Puncak ketegangan terjadi pada Sabtu (7/2) siang. Saat itu, istri Darwin mendatangi rumah pelaku untuk menegur kebisingan tersebut. Bukannya permintaan maaf, ia justru mendapat caci maki. Darwin yang melihat kejadian itu langsung bergegas pulang.
"Saya melihat istri saya dicaci maki, saya langsung pulang dari tempat kerja, marah dong sama dia. Marah, saya bilang sekarang maunya apa gitu," tuturnya.
Keadaan makin mencekam saat ayah pelaku datang menggunakan mobil dan diduga sengaja menyerempet istri Darwin hingga terjatuh di aspal. Tak berhenti di situ, Darwin langsung diserang oleh anak pelaku dari belakang.
"Pas saya dorong, bapaknya datang dari samping, istri saya di belakang saya, dari samping pakai mobil bapaknya tabrak istri saya sampai jatuh," ungkap Darwin.
"Nah pas mundur, anaknya langsung buru-buru ngambil leher saya, dipiting sampai jatuh. Sampai jatuh, terseret-seret sampai kencang sekali," tambahnya.
Di tengah posisi tak berdaya, Darwin mengaku menerima serangan fisik bertubi-tubi dari sang ayah pelaku. Bagian pinggang, bokong, hingga kepalanya ditendang berulang kali.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022