
Warga Bekasi geger temukan cacahan uang asli Rp100 ribu & Rp50 ribu di TPS liar Setu. DLH pastikan uang asli & selidiki siapa pembuangnya. Cek faktanya! (Instagram)
JawaPos.com - Warga Bekasi dihebohkan dengan penemuan tumpukan kertas misterius yang ternyata merupakan cacahan uang asli di sebuah tempat pembuangan sampah (TPS) liar. Lokasi penemuan ini berada di Desa Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, tidak jauh dari kawasan TPST Bantargebang.
Temuan ini viral setelah akun Instagram @sahabatpedulilingkungan mengunggah video yang memperlihatkan gunungan potongan kertas berwarna merah dan biru. Warna-warna tersebut sangat identik dengan pecahan uang Rp100 ribu dan Rp50 ribu.
Menanggapi video viral tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi langsung turun tangan. Setelah melakukan peninjauan bersama tim Gakkum dan Kementerian Lingkungan Hidup, pihak berwenang memastikan bahwa benda tersebut memang uang asli yang telah dihancurkan.
Juru Bicara DLH Kabupaten Bekasi, Dedi Kurniawan, menegaskan temuan tersebut setelah mengecek lokasi milik warga bernama H. Santo.
“Iya cacahan uang asli,” ucap Dedi dikutip dari Radar Bekasi (Jawa Pos Group), Rabu (4/2).
Selain tumpukan uang, sempat beredar kabar bahwa lokasi tersebut juga menjadi tempat pembuangan limbah medis berbahaya. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan intensif, Dedi membantah kabar burung tersebut.
Petugas memang menemukan kantong plastik kuning yang identik dengan wadah limbah medis, namun kondisinya kosong melompong.
"Dalam peninjauan tidak ditemukan limbah medis, maupun sludge seperti yang diberitakan media namun ditemukan cacahan uang berwarna merah serta plastik bag berwarna kuning (yang biasa digunakan untuk menyimpan limbah medis) namun tidak ditemukan limbah medis di dalamnya," tambah Dedi.
Hingga saat ini, belum diketahui siapa pihak yang membuang uang dalam jumlah besar tersebut ke TPS liar. DLH Kabupaten Bekasi kini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk melacak sumber sampah "mewah" ini.
Pemerintah akan memanggil pemilik lahan dan pengurus RT setempat guna menggali informasi mengenai armada pengangkut yang membuang cacahan uang tersebut di sana.
"KLH akan berkoordinasi dengan pemilik tanah serta RT setempat untuk menggali informasi lebih lanjut terkait sumber sampah dan pihak pengangkut dan penghasilnya," imbuh Dedi.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
