
Pedagang daging sapi melayani pembeli di Pasar Senen, Jakarta, Senin (11/3/2024).
JawaPos.com - Mulai Kamis (22/1), pedagang daging sapi di seluruh wilayah Jabodetabek dikabarkan memutuskan untuk mogok berjualan. Langkah ini diambil sebagai bentuk protes atas melonjaknya harga daging sapi yang tak kunjung turun.
Menanggapi ancaman mogok massal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan telah mengecek situasi di lapangan. Meski mengakui adanya rencana aksi tersebut, ia meyakini aktivitas perdagangan di Jakarta tidak akan sepenuhnya lumpuh.
"Yang pertama saya membaca berita itu dan saya sudah mengecek di lapangan memang ada keinginan, tetapi saya yakin tetap berjualan di Jakarta," ujar Pramono di Jakarta Barat, Kamis (22/1).
Pramono berpendapat bahwa tidak semua pedagang daging akan patuh pada ajakan mogok berjualan. Apalagi, tingkat konsumsi daging di Jakarta tergolong tinggi.
"Karena untuk berjualan di Jakarta itu juga menjadi bagian yang tidak semua asosiasi bisa melarang anggotanya untuk berjualan," kata Pramono.
Diketahui, DPD Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) DKI Jakarta menerbitkan surat pemberitahuan kepada seluruh anggotanya, bandar sapi potong, dan pedagang daging akan melakukan aksi mogok dagang sebagai salah satu bentuk protes dan keprihatinan.
Kenaikan harga dipicu oleh tingginya harga sapi timbang hidup di tingkat feedloter serta naiknya harga karkas dari RPH. Kondisi ini diperparah dengan daya beli masyarakat yang kian menurun.
Sementara itu, Suhendi, 50, pedagang di Pasar Mitra Tambora, mengungkapkan bahwa saat ini harga daging mencapai Rp150 ribu per kilogram, jauh di atas harga normal Rp130 ribu.
"Harga daging tinggi sekarang Rp150 ribu per kilogram. Kondisinya sudah ada sekitar dua bulanan," jelas Suhendi.
Bahkan untuk daging jenis khas, harganya sudah menyentuh angka Rp170 ribu per kilogram. Akibatnya, banyak konsumen yang memilih untuk tidak membeli, sehingga penjualan pedagang merosot tajam.
Aksi mogok ini direncanakan berlangsung hingga Sabtu mendatang. Pedagang mengaku lebih baik kehilangan penghasilan sementara daripada membiarkan harga terus melambung menjelang bulan Ramadan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022