
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menandatangani nota kesepakatan tentang optimalisasi pemanfaatan CCTV di Balai Kota DKI Jakarta, pada Senin (18/5). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kejahatan jalanan, termasuk begal dan jambret, tengah marak di Jakarta. Guna mempersempit gerak pelaku, Pemprov DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya resmi memperketat pengawasan di seluruh sudut ibu kota dengan melakukan mengintegrasikan 27 ribu CCTV ke dalam satu sistem pemantauan terpusat.
Langkah besar ini diambil demi mewujudkan ambisi Jakarta menjadi kota teraman nomor dua di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menuturkam, integrasi kamera pengawas ini melibatkan berbagai sektor. Mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga gedung-gedung swasta bertingkat di Jakarta.
Saat ini terdapat 7.314 CCTV milik oleh OPD maupun BUMD, 3.362 CCTV milik Polda Metro Jaya dan 16.781 CCTV milik perkantoran dengan bangunan 4 lantai lebih.
"Sehingga akan ada 27.000 CCTV yang akan kita kelola bersama. Dashboard-nya ada di Polda Metro Jaya, ada di Kabag Intelkam, ada di DKI Jakarta," ujar Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Senin (18/5).
Melalui integrasi masif ini, Pramono optimistis indeks keamanan kota akan melonjak tajam. Saat ini, kata Pramono, Jakarta merupakan kota teraman kedua di ASEAN, setelah Singapura.
"Sekarang ini kita hanya kalah dari Singapura. Kita lebih baik dari Bangkok, Manila, Kuala Lumpur, dan sebagainya. Bahkan sistem transportasi yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta, terutama Transjakarta, sekarang itu nomor 17 dunia," lanjut Pramono.
Meski puluhan ribu kamera mengintai situasi kota selama 24 jam, masyarakat tidak perlu khawatir terkait penyalahgunaan data visual tersebut.
Pramono menegaskan bahwa akses terhadap dashboard utama CCTV ini dikunci rapat dan hanya dipegang oleh instansi berwenang demi melindungi privasi warga.
"Sehingga yang bisa (akses), yang pertama tentunya Pemerintah DKI Jakarta, yang kedua Polda Metro Jaya, yang ketiga Kabaintelkam. Di luar itu enggak bisa, karena itu merupakan kewenangan sepenuhnya aparat," jelas Pramono .

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
