
Masuk Jaringan Narkoba Global, Pabrik Gelap di Apartemen Jaksel Produksi Vape Mengandung Etomidate. (ANTARA)
JawaPos.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membongkar keberadaan clandestine laboratory (pabrik gelap) narkotika jaringan internasional, di sebuah apartemen Sudirman Tower Condominium, Jakarta Selatan, Jumat (16/1).
Direktur Psikotropika dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Aldrin Hutabarat mengatakan, pabrik gelap tersebut memproduksi cairan vape mengandung narkotika golongan II jenis etomidate.
"Pengungkapan diawali pada Kamis (15/1), sekitar pukul 16.20 WIB, dengan tim gabungan melakukan penyelidikan dan pengembangan berdasarkan informasi dari masyarakat. Hasilnya, diamankan dua orang warga negara asing (WNA) berinisial TK dan MK," ungkap Aldrin, seperti dikutip dari keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (17/1).
Para pelaku dijerat dengan Pasal 119 Ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Juncto Pasal VII angka 55 UU Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, juncto Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta pasal-pasal subsider sesuai ketentuan KUHP terbaru.
Dalam aturan tersebut, para pelaku terancam pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun.
Melalui pengungkapan kasus tersebut, BNN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika, khususnya jaringan internasional yang memanfaatkan modus baru seperti cairan vape.
Oleh karena itu, Aldrin mengimbau masyarakat untuk terus melaporkan informasi tentang peredaran narkotika ke layanan resmi telepon BNN 184 atau kepada pihak berwajib, sehingga dilakukan tindakan preventif dan penindakan.
Ia menyampaikan pada mulanya Tim Gabungan BNN, yang terdiri atas Direktorat Interdiksi, Direktorat Psikotropika dan Prekursor, Direktorat Intelijen, serta Direktorat Penindakan dan Pengejaran, berkolaborasi dengan Bea Cukai melakukan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana narkotika jaringan internasional di wilayah DKI Jakarta.
Selanjutnya, hasil pengamatan Tim Gabungan BNN serta Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta mencurigai seorang warga negara asing yang membawa satu koper dan tas ransel berisi 3.000 cartridge (tangki) vape kosong menuju sebuah apartemen.
Berdasarkan pengakuan TK, ia diperintahkan oleh seseorang berinisial AD dan dibekali uang operasional sebesar Rp6,39 juta untuk perjalanan ke Indonesia. TK dan MK meracik cairan etomidate untuk dimasukkan ke dalam cartridge vape.
Di tempat kejadian perkara, didapatkan satu botol besar berisi cairan yang diduga etomidate yang disimpan di bawah lemari wastafel. Cairan bening yang mengandung narkotika golongan II, etomidate, dimasukkan ke satu botol kaca ukuran enam liter bertuliskan Baron Philippe de Rothschild Mouton berisi 4.919,5 mililiter.
Untuk barang bukti non-narkotika, diamankan 3.000 cartridge tank rokok elektrik, 3.000 penutup cartridge, satu botol tetes plastik warna hitam, satu corong plastik, dan uang tunai yang diduga untuk operasional. Uang tunai milik TK sebanyak Rp 6,39 juta dan 371 ringgit Malaysia, sedangkan uang tunai milik MK sebanyak Rp 3,54 juta.
Selain itu, Tim Gabungan juga menyita satu koper tas, tiga unit ponsel, dua tiket penerbangan, dan satu lembar bukti sewa unit apartemen yang dipesan melalui aplikasi daring.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
