
Kepala DLH DKI Asep Kuswanto. (Takzia Royyan/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Sebanyak 1.790 personel pasukan orange Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta disiagakan untuk menyerbu titik-titik tumpukan sampah akibat banjir yang melanda ibu kota. Langkah cepat ini diambil sebagai antisipasi menghadapi puncak musim penghujan yang diprediksi terjadi pada sepanjang Januari hingga Februari.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto memastikan kesiapan sumber daya manusia (SDM) serta armada tempur. Pihaknya ingin memastikan pemulihan pasca-banjir berjalan secepat mungkin di pemukiman warga.
"Fokus kami memastikan sampah tidak menumpuk, saluran air tetap berfungsi optimal, dan lingkungan warga terdampak banjir dapat segera dibersihkan secara cepat dan terkoordinasi," ujar Asep, Kamis (15/1).
Tak hanya mengandalkan tenaga manusia, DLH DKI juga mengerahkan "kekuatan penuh" sarana prasarana. Mulai dari truk pengangkut hingga toilet portabel untuk kebutuhan darurat warga di pengungsian.
Secara rinci, armada yang disiagakan meliputi:
- 101 unit truk pengangkut sampah.
- 116 unit alat berat.
- 15 perahu karet.
- 25 bus toilet dan 48 toilet portable.
Selain itu, ribuan alat kerja manual seperti 1.369 cangkrang, 1.235 cangkul, dan hampir 8.000 karung sampah sudah didistribusikan ke lapangan.
"Seluruh personel dan armada kami sebar di 25 lokasi rawan banjir untuk mempercepat penanganan sampah sekaligus menjaga fungsi drainase kota tetap berjalan dengan baik," tambahnya.
Untuk mencegah aliran sungai meluap, Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA) kini berjaga di sembilan titik krusial. Teknologi saringan sampah otomatis pun dioptimalkan agar sampah kiriman tidak menumpuk di pintu air.
Asep berharap skema siaga ini mampu meminimalisir dampak buruk banjir bagi warga Jakarta.
"Melalui sistem siaga ini, kami berupaya mencegah sampah menyumbat saluran air serta menjaga kelancaran aliran sungai, sehingga dampak banjir dapat ditekan secara efektif. Harapannya, warga dapat segera kembali beraktivitas dengan lingkungan yang aman dan bersih," imbuh Asep.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
