
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta resmi menghentikan operasional tempat penampungan sampah sementara atau emplasemen di kawasan TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (27/3). (Istimewa)
JawaPos.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta resmi menghentikan operasional tempat penampungan sampah sementara atau emplasemen di kawasan TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Langkah ini diambil mulai Jumat (27/3) sebagai bagian dari evaluasi tata kelola sampah badan air di Jakarta.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto menegaskan, lokasi tersebut tidak akan lagi digunakan untuk aktivitas serupa.
Ke depannya, Pemprov DKI Jakarta akan menyisir lokasi-lokasi lain di bantaran sungai untuk dilakukan penutupan secara bertahap.
"Jadi mulai hari ini, kami menutup emplasemen yang ada di TPU Tanah Kusir ini. Selanjutnya, kami akan melakukan perbaikan dan memastikan emplasemen yang berada di bantaran sungai ditata serta ditutup secara bertahap," ujar Asep Kuswanto di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Jumat (27/3).
Jika nantinya masih dibutuhkan tempat penampungan, DLH berencana membangun pagar pembatas dan menggunakan kontainer khusus agar sampah tidak tercecer kembali ke sungai.
Papan informasi juga akan dipasang agar masyarakat memahami fungsi lokasi tersebut.
"Keberadaan emplasemen ini untuk mempercepat penanganan sampah di badan air. Namun, pengelolaannya akan terus kami evaluasi agar semakin tertata dan ramah lingkungan," ujarnya.
Sebagai solusi jangka panjang, alur pembuangan sampah kini dialihkan ke fasilitas saringan sampah TB Simatupang.
Fasilitas ini dianggap lebih modern dan representatif dalam mengolah sampah sungai sebelum dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
