Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David membeber data pengungkapan kasus narkoba sepanjang 2025. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com-Sepanjang 2025 Direktorat Reserser Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya menangani ribuan kasus. Dari kasus-kasus tersebut, sebanyak 3.291 ton barang bukti berhasil disita. Taksiran nilai total barang bukti tersebut mencapai Rp 1,7 triliun.
Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Metro Jaya Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David member data tersebut dalam Rilis Akhir Tahun pada Rabu (31/12). Dia menyatakan bahwa secara keseluruhan ada 7.426 kasus narkoba yang diungkap dalam setahun. Jumlah tersangka dari ribuan kasus itu 9.894 orang.
”Jumlah laporan polisi tindak pidana narkoba sebanyak 7.426 laporan polisi, naik dari 2024 sebesar 1,1 persen. Jumlah tersangka tindak pidana narkoba sebanyak 9.894 orang,” ungkap dia saat menyampaikan paparan di hadapan awak media.
Menurut Kombes Ahmad David, dari ribuan tersangka itu ada 21 orang yang berperan sebagai produsen, 1 orang bandar, dan 3.445 pengedera. Sementara sebagian besar lainnya sebanyak 6.427 orang adalah pengguna atau pecandu narkoba, termasuk diantaranya 56 anak berstatus berkonflik dengan hukum.
Lebih lanjut, David menjelaskan bahwa 35 persen tersangka diproses hukum lewat jalur pidana. Sementara 56 persen menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. Bila dikonfirmasi ke dalam angka, 3.460 tersangka yang menjalani proses pidana. Sedangkan sisinya direhab.
David pun mengungkapkan, ribuan ton barang bukti yang berhasil disita oleh jajarannya bukan sekedar angka dalam pengungkapan kasus narkoba. Barang bukti itu menunjukkan bahwa Jakarta dan daerah lain yang berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih rentan terhadap peredaran narkoba.
”Apabila kami konversi dengan nilai jual yang ada di peredaran gelap narkoba, maka Polda Metro Jaya telah mengamankan atau menyita sebesar Rp 1,724 triliun dan telah menyelamatkan sebanyak 10.164.673 jiwa manusia,” jelasnya.
Salah satu kasus paling mencolok yang berhasil Polda Metro Jaya dan jajaran adalah pengungkapan home industri narkoba jenis tembakau sintetis sebanyak 612,6 kilogram di wilayah Bekasi, Jawa Barat (Jabar) dan pengungkapan kasus narkoba jenis sabu seberat 516 kilogram. Kemudian ada beberapa kasus lain yang juga menyita perhatian publik. (*)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
