
Video nenek ditolak beli roti di Roti
JawaPos.com - Manajemen Roti'O akhirnya buka suara terkait viralnya video di media sosial mengenai pegawai yang menolak pembayaran uang tunai atau cash dari seorang nenek. Pada klarifikasinya, manajemen Roti'O menyampaikan permohonan maaf.
“Dear Customer Roti'O. Kami mohon maaf atas kejadian yang beredar dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” kata manajemen Roti'O pada unggahan akun Instagramnya, @rotio.indonesia, Minggu (21/12).
Manajemen beralasan, penggunaan aplikasi dan transaksi non tunai sejatinya untuk berikan kemudahan kepada pelanggan.
“Penggunaan aplikasi dan transaksi non-tunai di outlet kami bertujuan untuk memberikan kemudahan serta memberikan berbagai promo dan potongan harga bagi pelanggan setia kami,” ungkapnya.
Saat ini, manajemen telah melakukan evaluasi internal agar ke depannya bisa memberikan pelayanan yang lebih baik. “Terima kasih atas masukan dan kepercayaan yang diberikan kepada kami,” tukas manajemen.
Klarifikasi itu berawal dari sebuah rekaman video yang beredar luas di media sosial yang menampilkan seorang pria meluapkan emosi karena membela seorang nenek yang hendak membeli roti di gerai Roti'O.
Nenek tersebut diketahui tidak dilayani lantaran hendak membayar menggunakan uang tunai. Metode pembayaran menggunakan uang tunai itu ditolak oleh pihak toko. Video itu salah satunya dibagikan melalui akun TikTok @arlius_zebua.
Dalam beberapa waktu terakhir, sistem pembayaran di berbagai gerai makanan semakin beralih ke metode non-tunai, seperti e-wallet dan QRIS.
Sejumlah toko maupun restoran bahkan menerapkan kebijakan tidak menerima pembayaran tunai karena dinilai lebih praktis dan efisien.
Meski demikian, penerapan pembayaran non-tunai kerap menimbulkan kendala bagi sebagian kalangan yang masih bergantung pada uang tunai.
Situasi inilah yang dialami oleh seorang nenek yang gagal membeli roti setelah pembayaran tunainya tidak diterima oleh gerai Roti'O.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
