
Sejumlah warga beraktifitas ditengah banjir rob yang mulai meninggi di kawasan Muara Angke, Jakarta. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com – Ibu Kota kembali menghadapi ancaman banjir pesisir atau rob akibat fenomena alam yang ekstrem. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, hingga Sabtu (6/12) pukul 19.00 WIB, sebanyak 3 RT di Jakarta Utara tergenang menyusul status Siaga 1 pada Pintu Air Pasar Ikan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sendiri telah memprediksi mengenai pasang maksimum air laut yang berbarengan dengan fase Bulan Purnama dan Perigee (Supermoon) pada periode 01 - 10 Desember 2025. Kombinasi ini berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut secara signifikan di wilayah pesisir utara Jakarta.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 3 RT," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan, Sabtu (6/12).
Berikut rincian wilayah terdampak terkini di Jakarta Utara:
- Kelurahan Pluit: 2 RT tergenang dengan ketinggian air antara 15 hingga 30 cm.
- Kelurahan Marunda: 1 RT tergenang dengan ketinggian air 15 cm.
Semua titik yang tergenang disebabkan oleh rob dan saat ini masih dalam penanganan tim gabungan.
Meski 3 RT masih tergenang, BPBD juga melaporkan sebanyak 21 RT di enam pulau dan empat kelurahan, termasuk beberapa kawasan di daratan Jakarta Utara, kini dilaporkan telah surut total.
Beberapa wilayah yang genangannya sudah surut antara lain Kelurahan Jelambar Baru (1 RT), Kelurahan Marunda (2 RT), dan Kelurahan Pluit (1 RT). Di Kepulauan Seribu, genangan juga sudah surut di Kelurahan Pulau Panggang (4 RT), Pulau Tidung (4 RT), Pulau Harapan (3 RT), Pulau Pari (3 RT), dan Pulau Kelapa (3 RT).
Selain itu, tiga ruas jalan utama yang sempat tergenang juga sudah kering, yaitu:
- Jl. Pangeran Tubagus Angke, Kel. Jelambar Baru
- Jl. RE. Martadinata (Depan JIS), Kel. Papanggo
- Jl. Lodan Raya, Kel. Ancol
Yohan mengatakan, pihaknya telah kerahkan personel untuk memonitor kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan lintas instansi.
Upaya penanganan melibatkan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat. Mereka fokus pada penyedotan genangan dan memastikan seluruh tali-tali air berfungsi optimal. Penyiapan kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak juga menjadi prioritas.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
Siaran Tunda Moto3 Inggris 2026! Ini Jadwal dan Link Live Streaming Veda Ega Pratama di Silverstone
Juara Piala Presiden 2026! 3 Pemain Persebaya Jalani Pemulihan Jelang Super League 2026/2027
