
Ilustrasi sabu-sabu. (Dokumentasi Jawa Pos)
JawaPos.com - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim Polri menangkap penyuplai narkoba untuk sopir taksi online berinisial FG. Dia adalah pelaku rudapaksa penumpang di Jalan Tol Kunciran-Cengkareng. Tidak kurang dari 5 orang tersangka ditangkap oleh polisi.
Menurut Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipid) Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menyampaikan bahwa para tersangka masing-masing bernama Nopri Sanggara, Hermanto, Kosim, Melvin Emraldy, dan M. Muchty Ghifari. Seluruhnya sudah ditangkap oleh anak buahnya.
”Pengungkapan perkara pemerkosaan dan kepemilikan narkotika jenis sabu dari tersangka Fathur Gozali (FG) TKP wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota,” terang Eko kepada awak media di Jakarta pada Jumat (5/12).
Brigjen Eko menjelaskan bahwa penangkapan 5 orang tersangka itu bermula dari tindak kejahatan yang terjadi pada 22 November lalu. Dari laporan yang dibuat oleh korban rudapaksa, polisi menangkap FG pada 26 November. Dari tangan FG, petugas mendapatkan paket sabu dengan berat 0,43 gram.
”Hasil interogasi tersangka (FG) membeli sabu tersebut dari saudara Opik dan dibeli dengan uang dari saudara Hermanto sebanyak 1 gram dengan harga Rp 1,3 juta,” imbuhnya.
Atas keterangan itu, aparat kepolisian langsung bergerak untuk menangkap Opik dan Hermanto. Kepada polisi, Opik mengakui bahwa sabu tersebut dibeli dari tersangka Kosim sebanyak 1 gram dengan harga Rp 1,3 juta. Setelah itu, polisi menangkap Kosim yang mengaku barang haram tersebut dia peroleh dari Melvin dengan harga Rp 1 juta.
”Pada 27 November 2025, sekitar pukul 23.00 WIB, tim berhasil mengamankan tersangka Melvin dan ditemukan barang bukti berupa alat hisap serta sabu sisa pakai dalam pipet,” jelasnya.
Dari pemeriksaan terhadap Melvin. polisi mendapat nama Muchty Ghifari alias Tiul. Dia terdata sebagai seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Cirebon. Melvin memesan sabu dari Tiul dengan harga Rp 750 ribu per gram. Setelah didatangi dan diperiksa oleh polisi, Tiul mengakui mendapat pasukan dari Reza.
Sampai saat ini, aparat kepolisian masih memburu Reza. Sebelumnya, polisi menangkap FG di rumah kontrakan di Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Depok. Penangkapan dilakukan ketika pelaku tengah beristirahat bersama keluarga. Dalam penggeledahan di rumah kontrakan itu polisi menemukan satu paket narkotika jenis sabu dalam dompet pelaku. Kepada polisi pelaku mengakui sabu tersebut miliknya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
