
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mencoba kopi buatan barista di salah satu booth saat acara Jakarta International Coffee Conference (JICC) 2025 di Gedung A. A. Maramis, Jakarta Pusat, Kamis (6/11/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Kegiatan Jaga Jakarta Penuh Warna kembali meramaikan kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD), di Jakarta Pusat, kemarin (30/11). Selain mengajak warga untuk menjaga Jakarta, kegiatan itu juga menjadi bagian dari rangkaian menuju perayaan besar 500 tahun Jakarta pada 2027.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menuturkan, kegiatan itu bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting yang mempertemukan warga dari berbagai kalangan.
“Ini bukan sekadar agenda bulanan. Kegiatan ini mencerminkan jati diri warga Jakarta yang beragam, energik, dan penuh kreasi,” ujar Rano.
Ada beberapa rangkaian acara dalam kegiatan itu. Salah satunya Fun Walk dari Balai Kota ke Bundaran Hotel Indonesia. Tidak sekadar berjalan, warga yang mengikuti kegiatan itu juga bisa merayakan keberagaman budaya, komunitas, UMKM, hingga kreativitas generasi muda yang dihadirkan di sana.
Rano menilai antusiasme warga yang memadati Bundaran HI menunjukkan energi positif dan optimisme tinggi yang menjadi denyut kehidupan ibu kota. Dia juga menekankan bahwa kontribusi aktif anak muda menjadi kunci kemajuan Jakarta sebagai kota global.
“Kepada anak-anak muda Jakarta, teruslah berkarya dan peduli terhadap sesama. Masa depan Jakarta yang inklusif hanya terwujud jika kalian ikut merangkai arah perjalanan kota ini,” tegasnya.
Pemprov, lanjut dia, terus memperluas ruang pengembangan diri melalui pelatihan keterampilan dan kolaborasi bersama mitra strategis seperti Kadin.
Rangkaian kegiatan Jaga Jakarta Penuh Warna kali ini turut menghadirkan panggung musik dan tari, pameran UMKM, donor darah, hingga pelatihan peningkatan kemandirian ekonomi.
Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, keberagaman Jakarta harus diwujudkan melalui kepedulian sosial. Kehadiran PMI, Karang Taruna, UMKM, komunitas kreatif, hingga pengamen jalanan yang turut tampil, menurut dia, mencerminkan budaya gotong royong warga ibu kota.
“Mari kita jaga sikap saling menghargai dalam keberagaman dan memanfaatkan ruang publik dengan tertib. Jakarta adalah kota penuh warna. Selama kita saling menghormati, Jakarta akan tetap menjadi rumah yang membanggakan,” katanya.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
